Showing posts with label Hacking. Show all posts

Cara Menjebol Proteksi HotSpot (WEP)

9:28:00 AM

Pada kali ini kita akan membahas bagaimana cara menjebol HotSpot yang menggunakan WEP (Wired Equivalent Privacy) Keys.Alat yang kita butuhkan adalah :
1. Sebuah Laptop atau komputer PC (tapi ingat jika teman-teman ingin menggunakan komputer PC dijawibkan untuk mempunyai antena kaleng atau wajan bolik)


2.Sebuah Wireless Adapter yang mendukung Mode Monitoring dan Injection.
Lalu apa yang dimaksud dengan Wireless Adapter yang mendukung mode monitoring dan injection ? Perlu anda ketahui, tidak semua Wireless Adapter yang ada dipasaran, maupun yang sudah built in dalam laptop, mendukung mode monitoring dan injection yang diperlukan untuk WEP hacking ini.
Yang perlu anda perhatikan adalah Chip dari Wireless Adapter anda. Chip terbaik dalam melakukan wireless hacking adalah Atheros dan Ralink. Namun Atheros adalah pilihan utama. Tidak banyak wireless adapter yang memiliki chip atheros di Indonesia, anda dapat mencari beberapa merk dibawah ini :

1. 3Com 3CRPAG175B
2.3Com 3CRXJK10075
3.DLINK DWL-G630 Rev C
4.Linksys WPC55AG
5.TrendNET TEW-441PC
6.TrendNET TEW-443PI
7.TP-LINK TL-WN610G



3.Linux Live CD distro : Backtrack 2.0




Jika anda telah memilikinya, maka anda dapat memulai Langkah pertama dalam Wireless Hacking ini yaitu lakukan booting dengan CD Backtrack anda .

Langkah kedua tentu saja, langsung buka console anda dan ketikkan command berikut(saya asumsikan wireless adapter anda berchipset atheros) :
airmon-ng stop ath0
airmon-ng start wifi0
Kedua command ini berguna untuk mengaktifkan mode monitoring dan injection pada wireless adapter anda. Kemudian lanjutkan dengan monitoring jaringan wireless dengan mengetikkan command berikut :
airodump-ng ath0



Akan tampil seluruh jaringan wireless yang terdeteksi seperti diatas. Tampak terlihat Access Point Rek-1 diproteksi dengan WEP Encryption. itulah korban kita. AP Rek-1 diset pada Channel 6 dan memiliki BSSID 00:19:5B:5C:62:92 . Sekarang saatnya melakukan penyerangan.Buka Console baru dan ketikkan :
airodump-ng –channel 6 –bssid 00:19:5B:5C:62:92 -w hasil ath0
Perintah diatas akan mengumpulkan paket data yang dibutuhan untuk proses Cracking.
Selanjutnya lakukan injeksi paket pada Client yang terkoneksi pada AP untuk mendapatkan paket ARP lebih cepat. Bukalah lagi Console baru tanpa menutup console yang sebelumnya dan ketik :
aireplay-ng –arpreplay -b 00:19:5B:5C:62:92 -h 00:19:D2:45:D0:EB ath0
Client yang diserang ini memiliki Mac address 00:19:D2:45:D0:EB (lihat pada screenshot diatas pada tabel station yang terletak dibawah) . Anda tidak menemukan Mac address 00:19:D2:45:D0:EB pada screenshot ? tentu saja karena saat dilakukan screenshot belum terdeteksi
Tidak sabar menunggu ? Untuk mempercepat lagi datangnya ARP , maka kita dapat melakukan serangan Deauthentication untuk memutuskan hubungan Client ke AP sehingga ARP yang biasanya didapat saat awal koneksi client dapat lebih cepat didapat. Bukalah console baru sekali lagi dan ketikkan :
aireplay-ng –deauth 5 -c 00:19:D2:45:D0:EB -a 00:19:5B:5C:62:92 ath0
Hasil dari ketiga perintah ini dapat anda lihat pada screenshot dibawah ini :



Sampai sejauh ini anda telah melakukan pengumpulan paket yang dibutuhkan untuk menjebol WEP Keys. Langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah buka console baru lagi dan ketikkan perintah berikut :
aircrack-ng hasil*.cap
atau apabila anda memiliki aircrack versi terbaru anda dapat juga mengetikkan perintah seperti berikut :
aircrack-ptw hasil-01.cap
Dan tunggulah beberapa menit hingga anda mendapatkan key tersebut Maaf Screenshot yang satu ini lupa saya buat, tapi yang pasti saya berhasil melakukannya dalam waktu 2 Jam dengan perintah aircrack-ptw hasil-01.cap .
Tertarik melakukannya ?

sumber : agungsetiawanblog
Read On 7 komentar

MENJEBOL PASSWORD WIRELESS (HOTSPOT)

11:18:00 AM
Masalah keamanan merupakan hal yang sangat penting dalam jaringan komputer, terutama dalam jaringan wireless. Kehadiran berbagai vendor produk wireless yang menyajikan beragam produk dengan harga terjangkau turut andil menjadi pendorong maraknya penggunaan teknologi wireless. Teknologi wireless ini tidak hanya cocok untuk digunakan pada kantor ataupun pengguna bisnis. Pengguna rumahan juga bisa menggunakan teknologi ini untuk mempermudah konektivitas. Makalah ini lebih ditujukan untuk memberikan informasi mengenai ancaman serta cara cepat dan mudah untuk mengamankan jaringan wireless. Seperti sudah dibahas di awal, teknologi wireless memang relatif lebih rentan terhadap masalah keamanan. Sesuai namanya, teknologi wireless menggunakan gelombang radio sebagai sarana transmisi data. Proses pengamanan akan menjadi lebih sulit karena Anda tidak dapat melihat gelombang radio yang digunakan untuk transmisi data.
Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Seringkali wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address, remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut masih standart bawaan pabrik.
WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode dictionary attack secara offline.
Beberapa kelemahan pada jaringan wireless yang bisa digunakan attacker melakukan serangan antara lain:
1. Celah Keamanan
Banyak pengguna jaringan wireless tidak bisa membayangkan jenis bahaya apa yang sedang menghampiri mereka saat sedang berasosiasi dengan wireless access point (WAP), misalnya seperti sinyal WLAN dapat disusupi oleh hacker. Berikut ini dapat menjadi ancaman dalam jaringan wireless, di antaranya:
- Sniffing to Eavesdrop
Paket yang merupakan data seperti akses HTTP, email, dan Iain-Iain, yang dilewatkan oleh gelombang wireless dapat dengan mudah ditangkap dan dianalisis oleh attacker menggunakan aplikasi Packet Sniffer seperti Kismet.
- Denial of Service Attack
Serangan jenis ini dilakukan dengan membanjiri (flooding) jaringan sehingga sinyal wireless berbenturan dan menghasilkan paket-paket yang rusak.
- Man in the Middle Attack
Peningkatan keamanan dengan teknik enkripsi dan authentikasi masih dapat ditembus dengan cara mencari kelemahan operasi protokol jaringan tersebut. Salah satunya dengan mengeksploitasi Address Resolution Protocol (ARP) pada TCP/IP sehingga hacker yang cerdik dapat mengambil alih jaringan wireless tersebut.
- Rogue/Unauthorized Access Point
Rogue AP ini dapat dipasang oleh orang yang ingin menyebarkan/memancarkan lagi tranmisi wireless dengan cara ilegal/tanpa izin. Tujuannya, penyerang dapat menyusup ke jaringan melalui AP liar ini.
- Konfigurasi access point yang tidak benar
Kondisi ini sangat banyak terjadi karena kurangnya pemahaman dalam mengkonfigurasi sistem keamanan AP.
Kegiatan yang mengancam keamanan jaringan wireless di atas dilakukan dengan cara yang dikenal sebagai Warchalking, WarDriving, WarFlying, WarSpamming, atau WarSpying. Banyaknya access point/base station yang dibangun seiring dengan semakin murahnya biaya berlangganan koneksi Internet, menyebabkan kegiatan hacking tersebut sering diterapkan untuk mendapatkan akses Internet secara ilegal. Tentunya, tanpa perlu membayar.

2. Hide SSID
Banyak administrator menyembunyikan Services Set Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat terhubung ke jaringan mereka. Hal ini tidaklah benar, karena SSID sebenarnya tidak dapat disembuyikan secara sempurna. Pada saat saat tertentu atau khususnya saat client akan terhubung (assosiate) atau ketika akan memutuskan diri (deauthentication) dari sebuah jaringan wireless, maka client akan tetap mengirimkan SSID dalam bentuk plain text (meskipun menggunakan enkripsi), sehingga jika kita bermaksud menyadapnya, dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut. Beberapa tools yang dapat digunakan untuk mendapatkan ssid yang di-hidden antara lain: kismet (kisMAC), ssid_jack (airjack), aircrack dan masih banyak lagi. Berikut meupakan aplikasi Kismet yang secang melakukan sniffing.


















3. WEP
Teknologi Wired Equivalency Privacy atau WEP memang merupakan salah satu standar enkripsi yang paling banyak digunakan. Namun, teknik enkripsi WEP ini memiliki celah keamanan yang cukup mengganggu. Bisa dikatakan, celah keamanan ini sangat berbahaya. Tidak ada lagi data penting yang bisa lewat dengan aman. Semua data yang telah dienkripsi sekalipun akan bisa dipecahkan oleh para penyusup. Kelemahan WEP antara lain :
  • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
  • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
  • Masalah Initialization Vector (IV) WEP
  • Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)
WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24 bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104 bit.
Pada dasarnya, setiap paket data yang dikirim dengan menggunakan enkripsi WEP terdiri dari Initialization Vector (IV) dan data yang terenkripsi berisi sebuah checksum (bagian untuk mengecek apakah ada perubahan pada data yang dikirimkan). Titik lemah WEP terletak pada IV yang panjangnya 24 bit. Sebuah algoritma biasanya digunakan untuk menghitung kode terenkripsi dari IV dan kunci WEP sebelum dikirim melalui WLAN. Penerima data akan merekonstruksi data dengan IV dan kunci WEP yang tentunya sudah ditentukan. Standar WEP sebenarnya menyarankan agar kode IV selalu berbeda untuk setiap paket data. Sayangnya, tidak semua produsen melakukan hal tersebut.
Pembuat standar WEP juga tidak menyebutkan bagaimana cara membuat IV. Pada umumnya digunakan random generator. Dengan digunakannya generator semacam ini, bisa dipastikan cepat atau lambat kode IV yang sama akan digunakan kembali. Para peneliti memperkirakan IV yang sama dipergunakan setiap 4.000-5.000 paket data. Setelah mengetahui prinsip dari WEP, penyusup hanya perlu menunggu digunakannya IV yang sama untuk kemudian menghitung kunci WEP dan selanjutnya masuk ke dalam jaringan. Pada tahap ini, penyusup bisa melakukan apa pun dalam jaringan wireless. Software untuk melakukan semua hal tersebut bisa didapatkan gratis di Internet. Dengan sedikit tambahan pengetahuan dan latihan, membuka enkripsi WEP dapat dilakukan dengan mudah. Dengan berbekal software tersebut, setiap orang bisa belajar menjadi penyusup.
Serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.
Aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan mengcapture paket yaitu Airodump. Berikut merupakan contoh aplikasi airodump yang sedang mengcaptute paket pada WLAN.







Setelah data yang dicapture mencukupi, dilakukan proses cracking untuk menemukan WEP key. Aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan menembus enkripsi WEP yaitu Aircrack. Berikut merupakan contoh aplikasi aircrak yang berhasil menemukan key WEP.



4. WPA-PSK atau WPA2-PSK
WPA merupakan teknologi keamanan sementara yang diciptakan untuk menggantikan kunci WEP. Ada dua jenis yakni WPA personal (WPA-PSK), dan WPA-RADIUS. Saat ini yang sudah dapat di crack adalah WPA-PSK, yakni dengan metode brute force attack secara offline. Brute force dengan menggunakan mencoba-coba banyak kata dari suatu kamus. Serangan ini akan berhasil jika passphrase yang digunakan wireless tersebut memang terdapat pada kamus kata yang digunakan si hacker. Untuk mencegah adanya serangan terhadap keamanan wireless menggunakan WPA-PSK, gunakanlah passphrase yang cukup panjang (satu kalimat).

5. MAC Filter
Hampir setiap wireless access point maupun router difasilitasi dengan keamanan MAC Filtering. Hal ini sebenarnya tidak banyak membantu dalam mengamankan komunikasi wireless, karena MAC address sangat mudah dispoofing atau bahkan dirubah. Tools ifconfig pada OS Linux/Unix atau beragam tools spt network utilitis, regedit, smac, machange pada OS windows dengan mudah digunakan untuk spoofing atau mengganti MAC address.
Masih sering ditemukan wifi di perkantoran dan bahkan ISP (yang biasanya digunakan oleh warnet-warnet) yang hanya menggunakan proteksi MAC Filtering. Dengan menggunakan aplikasi wardriving seperti kismet/kisMAC atau aircrack tools, dapat diperoleh informasi MAC address tiap client yang sedang terhubung ke sebuah Access Point. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kita dapat terhubung ke Access point dengan mengubah MAC sesuai dengan client tadi. Pada jaringan wireless, duplikasi MAC address tidak mengakibatkan konflik. Hanya membutuhkan IP yang berbeda dengan client yang tadi.
Berikut merupakan daftar MAC address client yang terhubung ke sebuah access point dengan menggunakan tools kismet.








Untuk mengubah MAC address interface jaringan, cukup menggunakan tools sederhana seperti MAC MakeUp.











6. Captive Portal
Captive portal menjadi mekanisme populer bagi infrastruktur komunitas WiFi dan operator hotspot yang memberikan authentikasi bagi penguna infrastruktrur maupun manajemen flow IP, seperti, traffic shaping dan kontrol bandwidth, tanpa perlu menginstalasi aplikasi khusus di komputer pengguna. Proses authentication secara aman dapat dilakukan melalui sebuah web browser biasa di sisi pengguna. Captive portal juga mempunyai potensi untuk mengijinkan kita untuk melakukan berbagai hal secara aman melalui SSL & IPSec dan mengset rule quality of service (QoS) per user, tapi tetap mempertahankan jaringan yang sifatnya terbuka di infrastruktur WiFi.
Captive portal sebenarnya merupakan mesin router atau gateway yang memproteksi atau tidak mengizinkan adanya trafik hingga user melakukan registrasi/otentikasi. Berikut cara kerja captive portal :
  • User dengan wireless client diizinkan untuk terhubung wireless untuk mendapatkan IP address (DHCP)
  • Block semua trafik kecuali yang menuju ke captive portal (Registrasi/Otentikasi berbasis web) yang terletak pada jaringan kabel.
  • Redirect atau belokkan semua trafik web ke captive portal
  • Setelah user melakukan registrasi atau login, izinkan akses ke jaringan (internet)
Berikut contoh halaman login dari captive portal.
















Beberapa hal yang perlu diperhatikan, bahwa captive portal hanya melakukan tracking koneksi client berdasarkan IP dan MAC address setelah melakukan otentikasi. Hal ini membuat captive portal masih dimungkinkan digunakan tanpa otentikasi karena IP dan MAC adress dapat di-spoofing. Serangan dilakukan dengan melakukan spoofing IP dan MAC. Spoofing MAC adress seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sedang untuk spoofing IP, diperlukan usaha yang lebih yakni dengan memanfaatkan ARP cache poisoning, dengan melakukan redirect trafik dari client yang sudah terhubung sebelumnya.
Serangan lain yang cukup mudah dilakukan adalah menggunakan Rogue AP, yaitu mengkonfigurasi Access Point yang menggunakan komponen informasi yang sama seperti AP target seperti SSID, BSSID hingga kanal frekwensi yang digunakan. Sehingga ketika ada client yang akan terhubung ke AP buatan kita, dapat kita membelokkan trafik ke AP sebenarnya.
Tidak jarang captive portal yang dibangun pada suatu hotspot memiliki kelemahan pada konfigurasi atau design jaringannya. Misalnya, otentikasi masih menggunakan plain text (http), managemen jaringan dapat diakses melalui wireless (berada pada satu network), dan masih banyak lagi. Kelemahan lain dari captive portal adalah bahwa komunikasi data atau trafik ketika sudah melakukan otentikasi (terhubung jaringan) akan dikirimkan masih belum terenkripsi, sehingga dengan mudah dapat disadap oleh para hacker. Untuk itu perlu berhati-hati melakukan koneksi pada jaringan hotspot, agar mengusahakan menggunakan komunikasi protokol yang aman seperti https,pop3s, ssh, imaps dst.
7. Wardrive
Wardrive adalah ekspedisi memancing elektronik untuk mencari jaringan wireless yang lemah. Kebanyakan, sebagian besar dari jaringan wireless tersebut bahkan tidak diberi password atau enkripsi untuk melindunginya. Kegiatan ini dilakukan untuk mencari jaringan mana saja yang akan dijadikan obyek serangan. Sehingga, kita bisa melakukan serangan terhadap jaringan wireless yang telah kita jadikan target. Untuk melakukan kegitan ini, hanya diperlukan peralatan sederhana. Kegiatan ini umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet, tetapi banyak juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai dari rasa keingintahuan, coba coba, research, tugas praktikum, kejahatan dan lain lain.
Aplikasi untuk Site Survey/Wardrive “Netstumbler 0.4.0″
Langkah pertama dalam percobaan mengexploit suatu Wireless Network adalah menemukan Access Point. Tools yang bisa digunakan untuk melakukan hal ini yaitu NetStumbler. Tools ini sangan mudah digunakan untuk menemukan Signal dari Wireless Networking. Tools ini juga bisa mengukur kekuatan signal dan Noise yg dihasilkan karena banyaknya Connectivitas ke salah satu Access Point.
Hasil scanning dan analisa jaringan WLAN pada daerah kos-kosan sekitar IT Telkom menggunakan tools NetStumbler:








Grafik signal yang didapat menggunakan tools ini pada SSID “ittelkom”:














8. Kelemahan Protokol di Jaringan Wireless
Kelemahan-kelemahan dari jaringan wireless, sebenarnya tidak terlepas dari kelemahan berbagai macam protokol yang digunakannya, antara lain:
8.1 EAPOL (Extensible Authentication Protocol
EAPOL merupakan jenis protokol yang umum digunakan untuk authentikasi wireless dan point-to-point connection. Saat client resmi mengirimkan paket ke AP. AP menerima dan memberikan responnya, atau AP telah melakukan proses otorisasi. Dari protokol EAPOL, terdapat celah yang dapat digunakan untuk memperoleh nilai authentikasi.
Namun, nilai authentikasi hanya terdapat saat awal terjadinya komunikasi client resmi dengan AP. Selanjutnya, bila sudah terhubung, protokol EAPOL tidak muncul lagi, kecuali saat 10 ribu paket berikutnya muncul. Seorang hacker dapat mengirim {injection) paket EAPOL hasil spoofing yang berisikan spoofing alamat SSID yang telah diselaraskan, MAC Address dan IP Address dari source/destination.
Client resmi mengirimkan paket EAPOL agar mendapat respon dari AP untuk proses autentikasi. Selanjutnya, AP akan memerika ID Card dari client. Attacker memanfaatkan kelemahan protokol tersebut dengan membuat ID Card palsu agar dibolehkan masuk oleh AP dan mendapatkan nomor untuk memasuki ruangan yang sama.
8.2 Manajemen Beacon
Manajemen Beacon merupakan salah satu jenis protokol yang digunakan setiap AP untuk memancarkan sinyal RF untuk mengabarkan keberadaan AP. Bila dilakukan capture protokol Beacon dan men-decode-kannya, akan diperoleh kenyataan bahwa dalam setiap transmision rate-nya, manajemen Beacon mengirimkan sejumlah informasi, seperti SSID, jenis enkripsi, channel, MAC Address, dan Iain-Iain.
Kelemahan (vulnerability) yang dapat dimanfaatkan dari jenis protokol ini adalah sebagai berikut. Sebuah attacker client akan menangkap paket manajemen Beacon yang dipancarkan oleh AP. Selanjutnya, attacker client akan memancarkan kembali paket manajemen Beacon tersebut. Biasanya, nilai Beacon yang dipancarkan oleh AP sebesar 100ms. Bila attacker client menangkap Beacon AP, lalu memancarkan Beacon tersebut kembali, akan ada 2 Beacon yang sama. Source pengirim berbeda, namun berisikan informasi yang sama. Ini artinya ada dua AP yang sama berisikan informasi SSID, MAC Address, yang sama. Akibatnya, seluruh client tidak dapat berkomunikasi dengan AP yang sebenarnya, kecuali attacker berhenti mengirim sejumlah paket Beacon tersebut.
8.3 Deauthentkation/Disassociation Protocol
Istilah yang biasa digunakan untuk memanfaatkan celah protokol ini disebut dengan Deauthentication Broadcast Attack. Serangan ini akan membanjiri WLAN dengan Deauthentication packet sehingga mengacaukan wireless service pada client. Serangan jenis ini merupakan serangan yang paling berbahaya karena akan memutus koneksi client target atau seluruh client yang berasosiasi dengan AP Attacker melakukan permintaan pemutusan koneksi dengan memanfaatkan Deauthentication/Disassociation yang langsung direspon oleh AP. Seandainya ada sebuah perusahaan ISP yang terkena serangan ini, maka akan banyak keluhan dari pelanggan karena putusnya seluruh jaringan client.
Aplikasi yang bisa digunakan untuk serangan ini yaitu Aireplay. Berikut merupakan contoh kerja aplikasi Aircrak yang sedang melakukan Deauthentication Broadcast Attack.









8.4 Jamming Sinyal RF
Sinyal RF merupakan gelombang elektromagnetis yang dipergunakan untuk saling bertukar informasi melalui udara dari satu node ke node lainnya. Sekarang ini, sinyal RF sangat banyak digunakan, seperti untuk memancarkan gelombang radio FM, gelombang televisi atau sebagai sarana pengiriman data melalui jaringan nirkabel.
Sinyal RF memiliki kelebihan, namun juga memiliki kelemahan. Sinyal RF mudah terganggu oleh sistem yang berbasis RF eksternal lainnya, seperti cordless phone, microwave, perangkat Bluetooth, dan Iainnya. Saat perangkat tersebut digunakan secara bersamaan, kinerja jaringan nirkabel dapat menurun secara signifikan karena adanya persaingan dalam penggunaan medium yang sama. Pada akhirnya, gangguan tersebut dapat menyebabkan error pada bit-bit informasi yang sedang dikirim sehingga terjadi re-transmisi dan penundaan terhadap pengguna.
8.5 Manajemen Probe-Request
Saat client pertama kali berusaha untuk mengkoneksikan dirinya dengan AP, AP akan melakukan probe-respond untuk memeriksa apakah permintaan client untuk memasuki jaringan wireless tersebut diizinkan atau tidak. Celah yang dapat digunakan attacker adalah dengan melakukan manipulasi paket probe-respond. Selanjutnya, attacker melakukan permintaan probe-respond. Seandainya permintaan dilakukan dengan mengirimkan permintaan sebanyak-banyaknya, misalnya 500 paket dalam 1 detik, AP tidak akan mampu merespon paket yang begitu banyak. Artinya, AP tidak sanggup lagi berkomunikasi dengan client yang lain.

sumber : http://www.irisjepara.co.cc/

Read On 0 komentar

Tips Jika Anda Lupa Password Windows XP

3:07:00 PM
Adakalanya kita lupa password yang pernah kita pasang di komputer bersistem operasi Windows XP. Padahal tanpa password tersebut, kita tidak bisa melakukan apa-apa di komputer.
Password ini memang ibarat kunci masuk pintu di rumah. Jadi apa yang harus dilakukan? Memformat seluruh harddisk?

Jika dalam Windows XP Anda terdapat dua account user, lakukan langkah ini:

1. Login sebagai salah satu user yang password-nya Anda ingat.

2. Klik Start, lalu Run.

3. Dalam kotak Open ketik control userpasswords2, lalu klik OK.

4. Klik user account yang kelupaan password-nya, lalu klik Reset Password.

5. Ketikkan password baru Anda di bagian New password dan di baris Confirm new password, lalu klik OK.
Cara di atas akan berhasil kalau di komputer Anda ada dua atau lebih account user. Namun bagaimana jika Anda satu-satunya pengguna PC tersebut, alias hanya ada satu account user di Windows XP? Tetap tidak masalah.

Gunakan saja bantuan freeware Austrumi. Download-lah freeware ini di alamat http://prdownloads.sourceforge.net/austrumi/austrumi-0.9.2.iso?download
(pilih salah satu alamat yang tersedia).

Download-lah file image Austrumi sebesar 50MB, lalu bakar (burn) file ISO tersebut ke dalam sebuah CD kosong. Selanjutnya, gunakan CD tersebut untuk booting. Pada saat tampil menu boot, ketik boot: nt_pass lalu tekan Enter. Berikutnya, ikuti petunjuk yang terpampang pada layar. Selamat mencoba!

sumber : telkom speedy


Read On 0 komentar

THE BEST RECOVERY DATA (MENGEMBALIKAN DATA YANG HILANG DARI PC, FLASHDISK, KARTU MEMORI HP, DSB)

5:08:00 AM
beberapa saat yang lalu, ada seorang teman yang meminta kepadaku untuk mengembalikan foto-foto di memory handphonenya yang sudah terhapus. sebenarnya seh gak mau, takutnya ada foto pribadi (he..he..he..), kok jadi ngeres, setelah cari tau sama om google maka saya dapatkan banyak software recovery, bingung milihnya yang mana. tapi setelah dapat informasi dari info komputer maka saya putuskan untuk menggunakan panda recovery.

inilah perbandingan software recovery itu, dan alasan saya memiloih panda recovery

Adu Jago Software Recovery…

Sumber :Info Komputer

Yang Hilang, Kembali Datang
Data terhapus? Jangan sedih. Banyak software penyelamat data berfungsi tanpa pamrih.

Andaikata begini kondisinya: sebuah dokumen pekerjaan sudah dua hari dua malam Anda kerjakan. Hari berikutnya, dokumen yang sudah disimpan dalam flash drive tersebut harus segera dipresentasikan di depan klien. Entah kenapa, tanpa sengaja dokumen tersebut tidak bisa dibuka, beberapa malah hilang. Boleh jadi, penyebabnya adalah flash drive itu sempat jatuh di area parkir dan berakibat sedikit error.
Beberapa jam lagi presentasi harus dilakukan. Apa yuang mesti Anda lakukan? Kembali ke rumah ketika waktu mepet atau minta dikirimkan data yang dari keluarga di rumah lewat internet?
Pilihan kedua adalah yang lebih aman. Meski begitu ada baiknya Anda membuat pilihan cadangan, yaitu dengan mencoba menyelamatkan data dengan aplikasi khusus yang memiliki fungsi tersebut. Bukan tak mungkin ini malah jadi solusi tercepat dan efektif.

Bangkit dari Mati
Membangkitkan sesuatu yang telah “mati” bukan cuma ada di film misteri. Ini pun terjadi dalam dunia komputer. Data yang hilang baik sengaja maupun “misterius” bisa Anda “hidupkan” kembali tanpa mantra dan alakazam. Cukup dengan menggunakan aplikasi bernama recovery data.
Aplikasi semacam ini banyak jenisnya. Ada yang mengkhususkan diri pada penyelamatan data dari cakram (disk) data, hard disk, flash drive, kartu memori; dan ada pula yang mampu membangkitkan data dari semua jenis media simpan.

Meski data itu adalah hal penting, namun aplikasi pembangkitnya ada pula yang bisa dipakai tanpa dipungut bayaran. Meniru iklan salah satu operator selular, aplikasi ini memang “baik ya”.
Jangan salah, bukan berarti aplikasi semacam ini adalah ‘dewa’. Jika media simpan Anda telah diformat, kedigdayaannya tak berfungsi. Selain itu, aplikasi data recovery memang tak seratus persen mampu mengembalikan data yang hilang atau terkorupsi. Beragam kondisi disyaratkan agar pengembalian data bisa kembali utuh.

Pilih-pilih Penyelamat Data
Untungnya, pilihan aplikasi ini begitu banyak. Artinya, Anda bisa memilih mana yang terbaik dan mampu secara optimal mengembalikan data yang ‘mati suri’, dibandingkan yang lain.
Di sisi lain, biasanya makin banyak pilihan membuat sulit memilih. Tak perlu risau, galau, apapun sejenisnya. Kami berikan semua pilihan aplikasi dan menyediakan sejumlah opsi yang terbaik dari semuanya. Selanjutnya Anda tinggal pilih yang terbaik dan mudah dikelola untuk Anda.

ADRC Data Recovery Software Tools
Aplikasi mungil ini ternyata digdaya kemampuannya. Meski simpel di tampilan, namun mudah di hal pengelolaan. Tak hanya itu, freeware bikinan Adroit Data Recovery Centre ini memiliki beragam fungsi selain sekadar mencari file hilang.
Kemampuannya juga mencakup pembuatan disk image back-up, mengembalikan (restore) backup image, menyalin data dari harddisk yang mengalami serangan bad sectors, menggandakan (clone) disk, serta melakukan backup, edit, serta restore untuk boot parameters.
Kemudahan diberikan ADRC Data Recovery Software Tools dalam bentuk portabilitas. Artinya, Anda bisa menggunakan aplikasi ini tanpa harus menginstalnya. Kapan saja hendak dipakai, tinggal klik-dobel file eksekusinya, dan program langsung berjalan. Dengan cara ini, Anda bisa menentengnya di dalam flash drive atau hard disk portabel.
Cara pengelolaannya memang mudah. Untuk mengembalikan data yang terhapus, Anda tinggal memilih opsi “Undelete Files”, mengarahkan direktori media simpan yang hendak diselamatkan, lalu menentukan folder simpan data yang berhasil diselamatkan dengan mengeklik tombol “Undelete Files”. Sayangnya pada proses recovery berjalan, beberapa files harus di-rename atau diperbaiki namanya secara manual oleh pengguna. Hal ini tentu merepotkan.
Dukungan media: hard drive, floppy disk, USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 44,4 KB
Format files system: FAT12, FAT16, FAT32, NTFS
Sistem: Windows 95/98/ME/NT/2000/2003Server/XP
Situs web: www.adrc.com/software/data_recovery_tools

Avira UnErase Personal
Yang satu ini juga memiliki tampilan antarmuka yang simpel dan mudah dikelola. Ini adalah tool gratis pelengkap dari software antivirus yang dikeluarkan oleh Avira. Gratis untuk penggunaan personal use saja seperti PC rumahan, sedangkan untuk penggunaan lebih banyak, Anda harus meng-upgrade-nya.
Aplikasi yang satu ini hanya dikhusukan untuk berfungsi sebagai penyelamat data yang hilang atau tertimpa (overwritten) oleh files baru. Kemampuannya dapat diterapkan pada beragam media simpan dan format files system, namun dukungan sistem operasinya terbatas.
Setelah mendeteksi files yang diketemukan dalam media simpan yang dituju, Avira UnErase Personal akan mengategorikan masing-masing dalam tiga jenis: Good (masih bisa diselamatkan dengan baik), Average (data sudah ter-overwritten sebagian namun bisa diselamatkan), dan Poor (data sudah ter-overwritten). Meski sudah tertimpa penuh, namun Anda masih punya kesempatan (diklaim oleh sang pembuat) 70 persen untuk mengembalikannya.
Aplikasi ini mesti diinstal, namun ukurannya relatif kecil. Setelah diaktifkan, Anda tinggal pilih direktori drive yang akan diselamatkan dan folder simpannya. Jika ada perubahan nama yang harus dilakukan atas file recovery, ada opsi untuk melakukannya secara otomatis. Sayangnya tak ada fasilitas bar dan informasi yang menunjukkan proses penyelamatan data.
Dukungan media: hard drive, USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 403 KB
Format Format files system: FAT16, FAT32, NTFS, NTFS4, NTFS5
Sistem: Windows 2000/XP
Situs web: www.free-av.com/en/tools/10/avira_unerase_personal.html

FreeUndelete
Tentu saja fungsi dan kegunaannya sama seperti lainnya. Tak ada kekhasan fitur dalam aplikasi ini, kecuali jika Anda meng-upgrade-nya ke versi berbayar. Aplikasi berukuran 1,2 MB ini memang serupa dnegan aplikasi standar sejenis, begitupun tampilan dan pengelolaannya.
Untuk pertama, Anda tinggal tentukan direktori drive dimana data di dalamnya hendak diselamatkan. Setelah proses pindai dan Anda menemukan files yang dicari, maka Anda tinggal menyeleksinya, lalu menentukan folder simpan dengan mengeklik tombol “browse”. Selanjutnya proses penyelematan tinggal dijalankan lewat tombol “Undelete”.
Files yang dipaindai akan dikategorikan. Jika ditandai dengan label “good”, maka kemungkinan besar data bisa diselamatkan dengan sempurna. Saat proses penyelamatan, files yang berhasil diselamatkan akan diinformasikan.
Jika Anda membeli atau meng-upgrade versi gratisan ini, maka fungsi “pembangkit data hilang” dalam FreeUndelete ini akan menjadi lebih komplet karena kekhususan recovery yang disediakan. Versi berbayar aplikasi ini memiliki fitur-fitur khusus untuk recovery jenis atau format file tertentu, misalnya tool recovery khusus dokumen Word, dokumen Excel, hingga recovery khusus untuk flash drive dan floppy disk.
Dukungan media: hard drive, USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 1,2 MB
Format Format files system: NTFS 1.0, NTFS 2.0, FAT32, FAT16
Sistem: Windows 2000/NT/XP/Vista
Situs web: www.officerecovery.com/download/freeundelete.exe

Glary Undelete
Tampilan aplikasi penyelamat data terhapus yang satu ini menyerupai tampilan Windows Explorer. Lihat saja dua panel yang ada di jendela utamanya, visual sejumlah menu di atasnya. Ini memungkinkan para pengguna baru langsung familiar dengan pengelolaannya. Tak hanya sebatas Windows versi lama, Vista pun kompatibel dengannya.
Dukungan format sistem file-nya lumayan banyak. Tak hanya mampu menyelamatkan data file umum, namun juga files terkompresi, yang sudah terfragmentasi, dan juga file terenkripsi, yang ada dalam drive simpan data berformat sistem NTFS.
Kemampuannya juga tak hanya mengembalikan data terhapus dari recycle bin (kantung sampah Windows), files yang dihilangkan dari jendela DOS atau Windows Explorer secara permanen, Glary Undelete juga diklaim mampu mendatangkan kembali files yang sengaja dihilangkan oleh virus atau disebabkan oleh bug software dan crash ketika software ngadat.
Filterisasi pencariannya bisa diatur menurut nama, tanggal modifikasi, ukuran, dan juga recovery state. Selain itu lingkup dukungan medianya pun beragam. Dan yang pasti pengelolaannya pun gampang, seperti sejenisnya.
Dukungan media: hard drive,USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 1,286 MB
Format Format files system: FAT, FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 , NTFS + EFS
Sistem: Windows 95/98/Me/NT/2000/XP/Vista
Situs web: www.glarysoft.com

Pandora Recovery
Meskipun termasuk dalam golongan freeware juga, namun aplikasi buatan Pandora Corp ini terlihat lebih komplet. Serupa dengan Glary Undelete, Pandora Recovery memiliki tampilan Windows Explorer. Fitur di dalamnya pun memiliki kemampuan mengembalikan files terkompresi, yang sudah terfragmentasi, file terenkripsi, termasuk files yang hidden (sembunyi) di dalam sistem.
Pandora juga memiliki kemampuan untuk mengembalikan Alternate Data Stream (ADS) dalam sistem NTFS yang berisi data aktual dari sebuah files, misalnya informasi genre, nama album atau penyanyi dalam file MP3 atau metadata dalam sebuah file foto atau gambar.
Saat memindai drive untuk mendeteksi files yang hilang, Pandora mampu menampilkan preview files yang hilang untuk format tertentu, seperti files gambar dan foto dan sejumlah files dokumen teks. Keterangan data yang berhasil terdeteksi juga dilengkapi dengan estimasi keberhasilan recovery dalam hitungan persentase.
Jika ada keterangan overwritten 50%, maka tingkat kesuksesan dalam mengembalikan data tersebut hanya 50 persen saja. Para pengguna bakal mudah mengelola aplikasi ini, terlebih dengan tersedianya wisaya (wizard) recovery data saat pertama kali program dijalankan.
Dukungan media: hard drive (local dan network drive),USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 3,2 MB
Format Format files system: FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5, NTFS/EFS
Sistem: 2000/XP/Vista
Situs web: www.pandorarecovery.com

PC Inspector File Recovery
Program recovery buatan Jerman ini termasuk program recovery yang menjadi pelopor sebagai freeware recovery. Performanya sudah banyak dikenal, meskipun begitu perkembangannya memang terasa sedikit lambat dibanding aplikasi-aplikasi baru sejenis.
PC Inspector mampu mendeteksi partisi data secara otomatis, meskipun berada dalam boot sector. Selain itu kinerja recovery-nya juga mantap di media-media simpan yang rusak. Maklum saja, aplikasi berukuran sekitar 6 MB ini mampu mengembalikan data meski header entry (awalan file) tidak lagi ada, termasuk mengembalikan info waktu modifikasi file asli, date stamp, dan juga mendukung recovery pada drive simpan dalam jaringan.
Tersedia fitur “Special recovery Function” untuk sejumlah format file umum, meliputi sejumlah file dokumen office hingga beragam format file gambar dan aplikasi.
Pengelolaan aplikasi ini dirancang agar memudahkan dengan sejumlah pilihan tindakan yang hendak lakukan pada sebuah media simpan. Bentuknya memang tak serupa wizard, namun sudah cukup membantu proses recovery dengan cepat. Setelah proses pindai data maka Anda akan diberi pilihan untuk proses recovery.
Dukungan media: hard drive (local dan network drive),USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 6 MB
Format Format files system: FAT12, FAT16, FAT32, NTFS
Sistem: Windows 95/98/Me/NT/2000/XP
Situs web: www.pcinspector.de/file_recovery/welcome.htm

Recuva
Aplikasi bernama unik ini dibuat oleh Piriform yang juga merilis aplikasi gratisan untuk membersihkan files sampah di sistem Windows, CCCleaner. Para pengguna Recuva bakal mudah mengelolanya, terlebih dengan tersedianya wisaya (wizard) recovery data saat pertama kali program dijalankan.
Wisaya tersebut akan memandu Anda untuk menentukan format file apa yang hendak dicari lalu diselamatkan, lokasi tempat files tersebut berada (dengan sejumlah pilihan mulai dari kartu memori, hard drive, My Documents, kantong sampah, hingga direktori yang Anda tentukan sendiri). Proses pindainya pun bisa dilakukan secara mendalam (deep scan).
Proses selanjutnya tentu seperti Anda melakukan pencarian lewat fasilitas Find di Windows Explorer. Data yang dicari akan ditampilkan, lalu Anda memilihnya untuk kemudian “dibangkitkan” kembali.
Selain memindai data hilang lalu mengembalikannya, ada proses estimasi yang bisa dilakukan aplikasi mungil ini. Recuva mampu memperkirakan dan menginformasikannya kepada Anda apakah sebuah file bisa optimal di-recovery atau tidak.
Selain recovery, Recuva memiliki fungsi tambahan untuk menghapus sebuah data secara penuh, agar kemudian tak bisa diselamatkan kembali.
Dukungan media: hard drive,USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 2,28 MB
Format Format files system: FAT16, FAT32, NTFS
Sistem: Windows 95/98/Me/NT/2000/XP
Situs web: www.recuva.com

SoftPerfect File Recovery
Ukuran aplikasi ini sangat mungil, mirip dengan ADRC Data Recovery Software Tools ataupun Avira UnErase Personal. Namun yang membedakan aplikasi SoftPerfect File Recovery dengan kedua program tersebut adalah dayagunanya yang mampu menyelamatkan data terenkripsi dan terkompres yang hilang.
Pengelolaannya sangat simpel. Seperti lainnya, proses pindai data - yang bisa Anda tentukan sendiri format data yang hendak dideteksi - lalu pilih data untuk di-recovery. Kesederhanaan juga tampil lewat visual antarmukanya.
Aplikasi yang berjalan di platform 32-bit dan 64-bit ini bisa digunakan tanpa perlu diinstal. Proses deteksinya sangat cepat. Setelah memilih file, Anda tinggal klik tombol “Restore” untuk mengembalikan kondisi file ke semula.
Sayangnya, aplikasi ini tidak dilengkapi dengan panduan pemakaian yang komplet. Selain itu, kemampuan pengembalian data dari aplikasi buatan SoftPerfect ini juga terbilang ’sederhana’.
Dukungan media: hard drive, floppy disk, USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 268 KB
Format Format files system: FAT16, FAT32, NTFS
Sistem: Windows 98/2000/XP
Situs web: www.softperfect.com/products/filerecovery

TestDisk
Jika semua aplikasi penyelamat data yang telah dibahas sebelumnya hanya berjalan di atas Windows, maka TestDisk adalah aplikasi yang lebih fleksibel. TestDisk bisa berjalan di hampir semua sistem operasi, mulai dari DOS, Windows (NT4, 2000, XP, 2003, Vista), Linux, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, SunOS, dan juga MacOS.
Aplikasi memiliki banyak kegunaan, mulai dari memperbaiki tabel partisi dan juga mengembalikan data partisi yang terhapus. Segala fungsinya berlaku pada format sistem files FAT, NTFS, BeFS, BSD disklabel, HFS, Linux ext, Linux RAID, hingga Sun Solaris i386 disklabel dan masih banyak lagi. Aplikasi ini mampu membangun boot sector yang rusak.
Cakupan media simpan yang bisa diatasinya mulai dari karyu memori hingga cakram data seperti CD atau DVD, dan juga Disk Image. Hanya saja tampilan aplikasi ini kurang nyaman untuk dikelola. Untuk format sistem Windows, interface aplikasi ini masih menyerupai tampilan program MS-DOS dengan perintah dalam bentuk teks.
Buat Anda yang ingin aplikasi komplet dengan cakupan penerapan yang luas, aplikasi boleh dipilih. Bahkan Anda sendiri bisa mengembangkannya.
Dukungan media: hard drive, floppy disk, USB flash drive, memory card
Ukuran installer file: 1,483 MB
Format Format files system: FAT12, FAT16, FAT32, NTFS
Sistem: DOS, Windows (NT4/2000/XP/2003/Vista), Linux, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, SunOS, dan juga MacOS
Situs web: www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk

Menguji Aplikasi Recovery
Untuk mengetahui tingkat penyelamatan data yang bisa dilakukan masing-masing apliaksi, kami menguji cobanya dengan melakukan recovery pada data dalam sebuah flash drive yang diisi penuh sesuai kapasitasnya lalu ditimpa files berulang kali.
Untuk mengetahui performa masing-masing terlihat dari kemampuannya untuk menggali data-data yang sudah ter-overwritten (tertimpa ulang) oleh files lain, yang masuk setelahnya. Logikanya jika yang ter-overwritten masih bisa “dibangunkan” kembali, apalagi yang baru saja terhapus secara permanen, alias sudah dibuang dari recycle bin (namun bukan karena diformat).
Persentase yang tercantum dalam tabel di bawah adalah jumlah files yang berhasil dimunculkan kembali setelah tertimpa oleh data lain. Data baru yang menimpa files lama tersebut turut dihapus dalam tes ini.

uji-aplikasi
* Uji dilakukan pada flash drive berkapasitas 512 MB untuk melakukan pencarian data foto yang sengaja dihapus, dan data dokumen PDF yang tertimpa (overwritten) oleh data foto.

Banyak software yang mampu memindai data hilang dengan baik, hingga seratus persen, bahkan pada data-data yang sudah overwritten. Namun sayangnya, performa untuk mengembalikan data ke kondisi semula tak sama dengan kinerja pindai datanya.
Kami memilih Pandora Recovery sebagai aplikasi freeware recovery data pilihan karena kekhasiatannya. Fungsi pindai dan mendeteksi data yang masih bisa diselamatkannya sangat efektif, sehingga pengguna langsung tahu mana data-data yang benar bisa diselamatkan kembali dan mana yang tidak. Kemudahan pengelolaan melalui wizard dan juga cakupan media yang bisa diselematkannya juga menjadi nilai tersendiri.
Aplikasi lain yang patut diperhitungkan juga karena kemampuannya untuk mengembalikan data secara optimal adalah Glary Undelete, PC Inspector File Recovery, dan Recuva. Ketiganya memiliki performa yang juga mengagumkan.

Menyelamatkan Data dalam Disk
CD atau DVD juga termasuk media simpan yang perlu dirawat dan dilindungi dengan baik. Maklum, kemungkinan rusak, tergores, atau luka terbuka lebar. Jika disimpan saja, ancaman jamur pun siap menerjang.
Jika semua itu terjadi, data memang terancam hilang. Namun, jika kondisinya tidak terlalu rusak parah, Anda masih dapat menyelamatkannya. Para penyelamat data dalam bentuk program data recovery khusus untuk CD/DVD - bahkan untuk keping data baru semacam Blu-ray - tersedia. Mulai dari yang gratis dan berbayar. Ini pilihannya.
” JFileRecovery 0.92 - www.mydisk.co.uk
” CD Roller - www.cdroller.com
” CD Reader 0.8.2.0 - alievrenkut.sitemynet.com
” CD Recovery Toolbox Free 1.1.8 - www.oemailrecovery.com
” CD Recover 1.0 - www.adrianboeing.com/tools.html#cdcopy
” IsoPuzzle 1.7 Beta - www.geocities.com/marsoupilamis/DocEnglish.htm
” CDCheck 3.1.13 - www.elpros.si/CDCheck

dan setelah saya recovery datanya, ternyata benar ada foto yang sdikit buka-bukaan, tapi sorry yah gak bisa di tampilkan di sini, nanti di kenakan pasal pornographi. he...he..he..
MAJU TERUS BLOGGER MAKASSAR


Read On 24 komentar

TERNYATA MASALAHNYA ADA PADA DNSx, DI BAWAH INI ADA BEBERAPA ALTERNATIF DNS UNTUK PELANGGAN SPEEDY

4:20:00 AM

speedySekedar berbagi dan semoga bisa menjadikan solusi bagi para pelanggan Telkom Speedy . Mungkin kita mengalami kesulitan mengakses website-website baru atau bahkan ada beberapa web yang tidak bisa diakses akibat tidak resolve-nya domain yang kita panggil. Hal ini disebabkan karena full-nya traffik di DNS Server Default yang digunakan oleh Telkom Speedy, dan ternyata DNS default ini pun tidak hanya digunakan oleh koneksi Speedy melainkan oleh layanan internet Telkom lainnya.

kemaren warnetku gak konek, pusing sebel, coba cari tau di mana yang ndak konek (RTO), dan ternytata masalahnya ada pada DNS. Setelah telp 147, aku di beri alternatif DNS yaitu 61.94.192.12. Akhirnya masalah terpecahkan senang dah^_^.

Perlu diketahui bahwa DNS Default Speedy :

202.134.0.155 – nsjkt1.telkom.net.id
203.130.196.5 – nsjkt3.telkom.net.id

Lack dalam update DNS Speedy menyebabkan banyak website-website baru yang tidak dapat diakses melalui speedy, bahkan extremnya, banyak juga website2 walaupun yang lama yang tidak bisa diakses dari DNS diatas.

Solusinya, kita bisa menggunakan alternatif DNS Speedy yang lain atau menggunakan DNS lain misal dari OpenDNS, berikut list DNS Speedy selain DNS default diatas :

  • 203.130.196.155 – nsjkt2.telkom.net.id (setelah aku cek ternyata gak kepake lagi)
  • 202.134.2.5 – nsbdg1.telkom.net.id / ns2.telkom.net.id
  • 202.134.1.10 – nssby1.telkom.net.id
  • 203.130.208.18 – nssmg1.telkom.net.id
  • 203.130.206.250 – nsmdn1.telkom.net.id
  • 203.130.196.6 – ns1.telkom.net.id
  • 202.134.1.7 – ns3.telkom.net.id

Sedangkan untuk OpenDNS (support web filtering, dns base) bisa menggunakan IP

  • 208.67.222.222
  • 208.67.220.220

Semoga membantu ..

SALAM UNTUK TEMAN-TEMAN BLOGGER MAKASSAR

Read On 4 komentar

Tools Untuk Data Recovery

2:25:00 PM

Anda mungkin pernah mengalami masalah dengan harddisk yang tiba-tiba crash, tidak terdeteksi, terformat, terpartisi, bad sector, ataupun tidak dikenal sistem.
Padahal data-data penting masih ada di dalam harddisk tersebut dan belum di-backup.
Disini ada beberapa Tools Untuk Data Recovery yang mungkin dapat membantu anda mengembalikan file anda yang hilang atau memulihkan disk anda jika mengalami bad sector.

1. Recuva (http://www.recuva.com/)
Recuva adalah tool yang user-friendly berbasis Windows.
Ketika Anda menjalankan Recuva, anda dapat menemukan file yang hilang dengan menu file-recovery wizard atau the application’s manual mode.
File-recovery wizard ini berguna jika anda yakin data anda sudah tidak ada tapi anda tidak cukup yakin di kemana hilangnya atau cara untuk mendapatkannya kembali.
Wizard dapat digunakan untuk mempersempit pencarian anda untuk tipe gambar, musik, dokumen, video, atau semua file, dan anda dapat mengatur lokasi pencarian di komputer anda seperti di removable media, My Documents, Recycle Bin, atau lokasi tertentu .
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

2. Undelete Plus (http://undelete-plus.com/)
Undelete Plus merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk komersial.
Tool recovery file ini bekerja pada semua versi Windows dan inkarnasi dari FAT dan NTFS file sistem.
Seperti Recuva, Undelete Plus memberikan recovery kemungkinan untuk menemukan file-file berdasarkan file yang rusak.
Anda dapat mengurutkan file menurut jenisnya, mengatur filter berdasarkan waktu dan ukuran serta dapat menghasilkan struktur folder tetap utuh saat anda selesai melakukan recovery file.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

3. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)
TestDisk adalah tool yang sangat ampuh untuk memulihkan data anda. Tidak hanya dapat melakukan TestDisk pemulihan seperti menghapus file secara tidak sengaja dari FAT, NTFS, ext2 dan file sistem, tetapi mempunyai fungsionalitas tambahan yang lain.
Dengan TestDisk anda dapat merecover boot sektor anda, membangun kembali boot sektor anda, memperbaiki tabel FAT, memperbaiki MFT anda, menemukan backup ext2/ext3 superblock, menemukan partisi yang hilang dengan banyak format yang dapat membantu anda menemukan data yang hilang.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows/Mac/Linux.

4. PhotoRec (http://www.cgsecurity.org/wiki/PhotoRec)
PhotoRec adalah pelengkap program TestDisk. Seperti TestDisk, aplikasi ini juga tanpa sebuah GUI, tetapi juga cukup kuat untuk melakukan recovery file.
Banyak pengguna lebih suka PhotoRec sebagai alternatif yang lebih aman bila dalam pemulihan disk tidak diperlukan.
Secara keseluruhan, PhotoRec merupakan perangkat canggih yang cepat dan aman untuk menyalin file yang anda hapus ke disk yang lain.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows/Mac/Linux.

5. Restoration (http://www.aumha.org/a/recover.php)
Restoration berukuran kecil, tanpa tool tambahan dan merupakan portabel.
Anda dapat menggunakannya di semua versi Windows dan Windows file systems.
Restoration memiliki kemampuan untuk mengurutkan file parameter seperti ukuran dan nama file.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

6. GetDataBack (http://www.runtime.org/data-recovery-downloads.htm)
GetDataBack akan recover data anda jika hard drive’s partition table, boot record, FAT / MFT atau direktori root hilang atau rusak, data yang telah hilang akibat serangan virus, drive yang diformat, kegagalan sistem crash, file yang hilang karena kegagalan perangkat lunak dan file yang dihapus secara tidak sengaja .
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.




Read On 0 komentar

Passware kit – segala macam recovery password ada disini (

7:22:00 AM

passware kit

Salah satu gaya hacker yang paling menonjol ketika beraksi adalah mampu untuk merecovery password, password yang bisa di recovery bermacam-macam, mulai dari password windows sampai dengan password server situs terkenal (kalo yang ini kudu hacker level elite, hehehe16x ).

Passware kit adalah salah satu tool yang terdiri dari berbagai macam tool untuk merecovery password, sampai saat tulisan ini di publish, password yang dapat di recovery antara lain :

  1. 1-2-3 Keyadalah tool untuk merecovery password dokumen Lotus 1-2-3.
  2. Access Key -> adalah tool untuk merecovery password database Ms Access.
  3. Acrobat Key -> Yang ini untuk merecovery password dokumen Adobe acrobat (*.pdf).
  4. ACT Key -> adalah tool untuk merecovery password Symantec dan Best Software ACT! (.BLB, .MUD, .ADF) files.
  5. Asterisk Key -> tool untuk menampilkan password berasterik (*).
  6. Backup Key
  7. BestCrypt Key -> password recovery untuk virtual hard disks yang di enkripsi dengan BestCrypt (.jbc).
  8. EFS Key -> Mulai Windows XP, Microsoft memberikan sebuah fitur baru yaitu EFS enkripsi, fitur ini adalah untuk men-enkripsi data yang ada dalam folder, NTFS adalah format table yang harus digunakan untuk mengaktifkan fitur ini. EFS key di sini adalah sebagai sebuah tool untuk merecovery password yang ada dalam folder EFS enkripsi.
  9. Excel Key -> recovery tools untuk dokumen Excel (*.xls).
  10. Internet Explorer Key -> mereset Internet Explorer Content Advisor password dan recovers saved Web sites dan forms passwords.
  11. FileMaker Key -> mereset password proteksi pada FileMaker (FP8, FP7, FP6, FP5, FP4, FP3) database.
  12. Lotus Notes Key -> recovery password untuk Lotus Notes user ID files.
  13. Mail Key -> adalah tools untuk merecovery password file MS Mail (.MMF).
  14. Messenger Key -> adalah tool untuk merecovery password messager seperti ICQ, MSN, Google Talk and Yahoo instant messengers.
  15. Money Key -> adalah tool untuk merecovery password MS Money files.
  16. MYOB Key -> berfungsi untuk membuang password proteksi pada MYOB Data files (.PLS, .MYO).
  17. Network Connections Key -> merecovery password yang tersiman untuk Windows Network Connections dan Remote Desktop Connections (.RDP files).
  18. Office Key -> tool yang dapat merecovery semua password dalam MS Office files, seperti: Access, Excel, Outlook, Word, PowerPoint dan Visual Basic for Applications (VBA) modules.
  19. Office Key Light -> adalah produk 2 in 1, tool ini mampu untuk merecovery password pada MS Word and MS Excel files.
  20. OneNote Key -> recovery password tool untukr MS OneNote (.one) files.
  21. Organizer Key -> tool untuk merecovery password pada Lotus Organizer files.
  22. Outlook Key -> adalah tool yang mampu untuk mengakses password pada file Personal Storage Files .PST yang ada pada aplikasi MS Outlook dan MS Exchange untuk menyimpan e-mail, contacts dan item lainnya.
  23. Outlook Express Key -> tool ini mampu untuk merecovery password pada Outlook Express Identities.
  24. RAR Key ->dari namanya saja sudah jelas, yaitu tool untuk merecovery file tercompress *.rar.
  25. Paradox Key -> adalah tool untuk merecoveri password pada Paradox Database (.DB) files.
  26. Peachtree Key -> tools untuk merecovery password pada Peachtree Complete Accounting company files.
  27. PowerPoint Key -> tool khusus untuk merecovery password MS Power Point (*.ppt).
  28. Project Key -> merupakan tool untuk merecovery password pada Microsoft Project (.MPP) files.
  29. Quattro Pro Key -> merecovery password pada Quattro Pro files.
  30. QuickBooks Key -> tool yang mampu untuk membuang password pada QuickBooks files (.QBW and .QBA).
  31. Quicken Key -> adalah tool untuk merecovery password pada Quicken (.QDF) files.
  32. Schedule Key -> merupakan tool untuk merecovery password MS Schedule+ 7.x (.SCD) dan 1.x (.CAL) files.
  33. SQL Key -> tool yang mampu untuk mereset password pada MS SQL master (master.mdf) databases.
  34. VBA Key -> merupakan tool untuk mereset password aplikasi (VBA) projects source code. VBA adalah salah satu dari komponen Microsoft Office, VBA juga digunakan pada aplikasi seperti : Microsoft Excel, Microsoft Word, Microsoft Access, AutoCAD, dll.
  35. Windows Key -> ini merupakan tool favorit, karena mampu untuk mereset password Windows security. Windows key bekerja dengan cara membuat special boot disk, special boot disk bisa berupa : CD, USB Flash Drive atau floppy drive. Jadi tinggal masukan special boot disk kemudian set bios untuk mem-boot ke special boot disk pada pertama, loading… dan selamat karena password Windows Anda telah ter-reset, tool ini berguna bagi Anda yang terlupa akan password windows Anda.
  36. Word Key -> tool khusus untuk merecovery password pada dokumen Ms Word (*.doc).
  37. WordPerfect Key -> tool khusus untuk merecovery password pada dokumen WordPerfect Document (.WPD) files.
  38. WordPro Key -> tool khusus untuk merecovery password pada dokumen Lotus WordPro (.LWP) files.
  39. Zip Key -> salah satu tool recovery password yang favorit juga, tool ini mampu untuk merecovery password pada ZIP archives yang di buat dengan WinZip, PKZip atau software lainnya yang mendukung format *.zip.

Lebih dari 30 tool recovery password, tunggu apa lagi, jika Anda mau bergaya seperti hacker, download segera aplikasi ini.

Semoga bermanfaat,

Gunakan program ini dengan bijak



Read On 0 komentar

Hack Password Windows 7, Vista, XP, Ubuntu atau Fedora

2:58:00 PM
Hack Password

Untuk keamanan PC biasanya kita menggunakan password Login, sehingga orang lain tidak bisa masuk komputer kita tanpa mengetahui password tersebut. Tetapi ketika kita lupa password bisa menjadi permasalahan tersendiri, bahkan tidak sedikit yang terpaksa harus meng-install ulang sistem Operasi.

Sebelumnya pernah dibahas mengenai me-reset password windows Xp dengan bootable CD PC Login Now. Saat ini ada alternatif lain yang lebih mudah.

PC Login Now memang menyediakan fitur mereset password Windows dengan antarmuka yang sederhana. Tetapi ukuran download sekitar 56 MB, ditambah lagi sekarang tidak disediakan link download di websitenya. Oleh karena itu ada alternatif lain yang lebih mudah dan lebih bagus, namanya Kon-Boot

Dengan Kon-Boot Bootable CD kita bisa mereset/hack password login untuk Windows 7, Vista, XP, Server 2003, Server 2008, Ubuntu, Debian, Fedora dan Gentoo.

Kon-Boot di buat untuk mem-bypass (melewati) password login sebuah sistem operasi. Kita bisa masuk dengan mengetikkan sembarang password (atau tanpa menuliskan passwordnya sedikitpun). Pada awalnya program ini di design untuk Linux Ubuntu, tetapi selanjutnya dikembangkan juga untuk Windows. Aplikasi ditulis dalam bahasa pemrograman Assembler murni dengan TASM 4.0.

kon-boot-screen

Ukuran bootable CD/Floppy ini sangat kecil, bahkan ukuran download hanya sekitar 10 KB (dalam zip), setelah di extract (dibuka), ukuran file iso (image) didalamnya hanya sekitar 110 KB. Untuk memburning ke CD (membuat file iso ini bisa menjadi bootable CD) bisa menggunakan program ImgBurn (1.94 MB), program burning CD yang sangat kecil dan Portable, BurnCDCC™ (68 KB) atau program lainnya seperti Nero Burning ROM.

Sedangkan untuk membuat bootable Floppy, bisa menggunakan RawWrite. Download dari http://www.chrysocome.net/rawwrite

Penggunaan Kon-Boot:

Untuk Windows, tidak ada instruksi khusus, setelah di download, buat bootable media ( dengan CD atau Floppy disk). Setelah itu, booting komputer melalui CD/Floppy tersebut, setelah tampilan seperti gambar berikut, maka otomatis akan langsung masuk windows.

kon-boot

Versi Windows yang telah di test :
- Windows Server 2008 Standard SP2 (v.275)
- Windows Vista Business SP0
- Windows Vista Ultimate SP1
- Windows Vista Ultimate SP0
- Windows Server 2003 Enterprise
- Windows XP
- Windows XP SP1
- Windows XP SP2
- Windows XP SP3
- Windows 7

Linux ( dan versi kernel-nya) yang telah di Test:
- Gentoo 2.6.24-gentoo-r5
- Ubuntu 2.6.24.3-debug
- Debian 2.6.18-6-6861
- Fedora 2.6.25.9-76.fc9.i6862

Untuk Penggunaan Linux, silahkan langsung membaca instruksinya di website pembuatnya http://www.piotrbania.com/all/kon-boot/

Cara Lain Reset Password Windows [XP] (tanpa CD)

Untuk Windows XP sebaiknya sebelum menggunakan bootable CD atau software lainnya, bisa dicoba cara berikut, tanpa menggunakan software tambahan.

  1. Restart Komputer
  2. Tekan tombol F8, sampai muncul pilihan booting
  3. Pilih pilihan paling Atas, yaitu Safe Mode ( sekengkapnya tentang safe mode, bisa membaca artikel : Safe Mode, Manfaat dan Penggunaannya
  4. Ketika muncul pilihan user, pilih Administrator, biasanya password Administrator kosong (tidak diisi), sehingga bisa langsung masuk. Jika tidak bisa masuk (memerlukan password) maka cara ini tidak bisa dilanjutkan.
  5. Setelah masuk windows, pilih menu Control Panel > User Accounts
  6. Pilih Nama Account yang tersedia (diinginkan, selain Administrator), kemudian pilih Remove the password
  7. Restart Komputer, dan seharusnya passwordnya sudah tidak ada lagi

Download Kon-Boot disini : http://www.piotrbania.com/all/kon-boot/ Silahkan dilihat bagian Download, dibawah. Selanjutnya bisa dipilih beberapa tampilan yang tersedia.

Sumber : http://ebsoft.web.id






Read On 0 komentar

Security: Serial Number, Key Generator, dan Crack Tools

12:40:00 PM
This summary is not available. Please click here to view the post.
Read On 0 komentar

Followers

PLEASE NGASIH COMMENT YAH.....^_^


ShoutMix chat widget

FACEBOOKKU, ADD YAH (lumeks_tkj@yahoo.com)

TUGAS KAMPUSKU (NARSIS MODE_ON)

Daerah Asal Pengunjung

5 KOMENTAR TERAKHIR


DAFTAR ISI