Showing posts with label Virus. Show all posts

Lisensi Kaspersky 2010 Seumur Hidup

7:32:00 AM
setelah sekian lama bersemedi di gua Mimpi Bantimurung..... akhirnya nak Makassar turun gunung untuk menebar ilmu yang di dapatkan he..he..he.. gak nyambung mode_ON ^_

Karena banyak yang cari, maka ini aku tulis artikel ini. Sebenarnya aku tidak memberi lisensinya tapi aku ngasi tau cara biar dapat lisensi seumur hidup dan tidak diblacklist tanpa repot. Tapi ini berlaku untuk kaspersky (KAV atau KIS) 2010 saja. Yang lain mungkin bisa tapi belum pernah dicoba jadi aku tidak berani mengatakan kalau bisa di versi lain.
Tapi kalau mau beli yang asli kemarin aku lihat pameran komputer, untuk KAV 2010 1 user harga untuk lisensi 1 tahun adalah Rp. 200.000 dan KIS 2010 adalah Rp. 300rban. Mahal sih kalau menurut aku. Tapi yah orang kere ga bisa beli yang asli bang! Yang bajakan aja banyak kok.


Kemarin terdengar bahwa http://kavkiskey.com itu situs kesayanganku buat nyari key diblokir. Dan ternyata setelah beberapa minggu beneran diblokir tuh situs. Wah pusing deh yang pakai kaspersky bajakan termasuk aku (walaupun sekarang pakai eset smart). Tapi setelah maen di kaskus, ada nih cara keren biar kaspersky dipakek tanpa pakek key dan tidak akan diblacklist.
Caranya adalah mengubah sedikit registry keynya. Pastilah kalau mau ngdedit registry buka dulu regedit caranya ketik “regedit” (tanpa tanda petik) di run. Kalau sudah buka HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Kaspersky Lab lalu cari aja di sana key yang valuenya “Release” (lupa namanya). Kalau ga ketemu kamu search aja deh key itu. Lalu kamu ganti isinya dengan kamu dobel klik dan kamu ganti menjadi “Beta” (tanpa tanda petik). Owh gw lupa nih, sebelumnya kamu matiin dulu self defense di settingnya. Tanda centang pada enable self defense kamu ilangin dulu dan setelah itu kamu matiin kasperskynya baru lakuin cara di atas.
Hasilny? Jreng-jreng kasperskymu jadi berubah banyak nih. Setelah kamu buka kamu hapus aja key yang sudah terpasang. Trus kamu aktifin dengan beta key. Nah kalau habis aktifin lagi aja. Dan seperti itu seterusnya sampai selamanya kamu pakai juga sperti itu terus ga mungkin keblacklist. Jadi yah performance tetep final tapi lisensi pakek beta dan tetep bisa jalan. Tapi ada tulisan aneh !! This is not for sale !! nah itu dia perubahannya. Gimana keren kan? Dah dicoba dan bisa kok. Ga perlu sopwer apa-apa juga bisa ngecrack kaspersky yang terkenal susah ngecracknya.



Read On 0 komentar

Cara Melindungi Flash Disk Tertular Virus

8:17:00 AM

Bagaimana caranya? Baca terus artikel ini B)

Follow up:

Di dunia, khususnya di Indonesia, penularan virus paling banyak terjadi melalui Flash Disk. Ada 2 cara virus bisa menular melalui flash disk.

Cara Pertama, Virus menular dengan cara menulis file "autorun.inf" di root directory dari Flash Disk. Hal ini berakibat saat Flash Disk dicolokkan ke rongga USB, Windows akan langsung meng-eksekusi program yang dirujuk oleh file "autorun.inf" ini. Akibatnya, virus berjalan, dan komputer Anda pun tertular.

Cara Kedua, Virus menular dengan cara menyembunyikan folder-folder di Flash Disk, lalu menggandakan dirinya dengan nama yang sama dan icon yang sama dengan icon folder. Akibatnya, pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malah men-double-click program virus tersebut.

Menurut saya, cara penularan pertama lebih serius dari cara penularan kedua. Cara penularan kedua membutuhkan interaksi aktif dari pengguna (yaitu double-click), dan jika penggunanya cukup awas (misalnya, selalu menggunakan "Details" mode), maka kecil kemungkinan virus akan di-eksekusi.

Cara penularan pertama, sebaliknya, tidak membutuhkan interaksi pengguna sama sekali. Seandainya fitur AutoRun menyala, maka sekedar tindakan mencucukkan Flash Disk ke dalam rongga USB akan mengeksekusi virus. Memang, pengguna dapat mencegah AutoRun berjalan dengan menahan tombol Shift, tetapi kita bisa lupa, atau jari kita terpleset, dan akhirnya... tertularlah komputer kita. Selain itu, jika kita membuka Flash Disk kita melalui My Computer dengan cara double-click... tetap saja autorun.inf akan di-eksekusi.

Mengingat resiko penularan yang sangat besar, mengapa kita tidak mencegah penularan dari vektor penularannya saja? Atau dengan kata lain, kita berusaha agar Flash Disk kita tidak tertular virus sejak awal.

Bagaimana caranya? Setelah melakukan riset, saya bisa membagi strategi pencegahan penularan menjadi beberapa tingkatan/level:

  • Pencegahan Tingkat 1: Mencegah pembuatan autorun.inf
  • Pencegahan Tingkat 2: Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
  • Pencegahan Tingkat 3: Mencegah folder pelindung terhapus dengan "Folder Tak Terhapuskan"

Tertarik? Silakan baca halaman berikutnya B)



Read On 0 komentar

Mengatasi NTLDR is missing

9:04:00 AM

NTLDR is missing merupakan salah satu permasalahan umum pada Windows XP, apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi?, sesuai dengan pesan yang tertulis NTLDR is missing CTRL+Alt+Del to restart……. Permasalahan ini terjadi karena ada salah satu bagian dari windows yang terhapus, baik sengaja maupun tidak disengaja, hilangnya komponen Windows ini juga biasa disebabkan karena adanya perubahan setting, baik, hardisk, maupun power. Solusi yang paling banyak dilakukan adalah dengan cara menginstal ulang sistem operasi. Atau jika anda ingin program-program aplikasi tidak ikut terbuang, maka anda dapat melakukan repair sistem operasi, untuk melakukan reparasi adalah sebagai berikut:Cara 1:

  • Set bios komputer anda supaya first boot nya adalah CD drive. (CD ROM)
  • Masukan CD Installer Windows XP anda dan boot komputer anda.
  • Tekan sembarang tombol ketika pilihan press anykey to boot from CD, sehingga komputer akan booting dari CD, sehingga akan muncul 3 pilihan , setup, repair dan quit
  • Tekan huruf R di keyboard anda untuk masuk ke Repair command line.
  • Apabila ditanyakan system mana yang mau anda perbaiki biasanya ada pilihan nomor 1 C:\Windows seperti itu pilih 1 dan enter.
  • Nanti anda akan ditanyakan password Administrator komputer anda silahkan di isi dan enter
  • Setelah berhasil login silahkan copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari CD installer anda. Sebelumnya pastikan dulu apa nama drive CD/DVD anda. Semisal hardisk anda dipartisi menjadi 3 (c, d, e), maka CD-ROM adalah F:
  • Ketik F: [enter]
  • ketik CD [spasi] i386, sehingga muncul F:\i386>_
  • ketik Copy [spasi] NTLDR [spasi] C: [ enter]
  • ketik Copy [spasi] NTDETECT] [spasi] C: [enter]
  • ketik FIXBOOT [ enter], [enter] sekali lagi,
  • Restart, masuk BIOS, arahkan booting pertama dengan Hardisk kembali,

Cara 2:

  • klo mempunyai pc yg masih bener OSnya, jadikan harddisk yg masih bener OSnya ke master dan harddisk yg file ntldrnya hilang ke slave, kemudian tinggal copy-pastekan file ntldrnya, dari harddisk yg masih bener OSnya.

Cara 3:

  • pake live cd/linux untuk copy-paste file ntldr
Read On 0 komentar

instal windows secara aman

4:13:00 AM

akhir-akhir ini penyebaran virus makin marak, makin cepet dan makin pinter. salah satu yang membuat jengkel adalah banyaknya virus yang tergabung dalam program aplikasi, sehingga ketika kita install aplikasi tersebut, sekaligus kita instal virus tersebut. dan yang menjengkelkan lagi saat ini sistem operasi yang paling banyak digunakan dan baling serign diserang virus adalah windows. beberapa kali melakukan install komputer dengan ditambah beberapa program aplikasi setelah selesai dan dicek, ternyata task manager sudah ter-disable. salah satu bukti virus sudah mulai aktif.

menyikapi hal itu, akhirnya coba cari cara gimana bisa install komputer sehingga virus tidak hinggap di komputer. dari beberapa kali percobaan yang ternyata lumayan ampuh, akhirnya dapat disimpulkan beberapa langkah yang bisa dilakukan mulai instal sistem operasi hingga instal aplikasi adalah sebagai berikut:
  1. siapkan media
    sudah pasti untuk melakukan instal sistem operasi wajib ada cd master dan media simpan harddisk. untuk cd master yakinkan aman dari virus, yang pasti yang origin lebih terjamin. setelah itu siapkan juga harddisk dalam kondisi yang prima. harddisk disini untuk mendapatkan hasil yang maksimal haruslah hardis yang benar-benar bersih, sukur-sukur harddisk tersebut masih dalam kondisi belum dipartisi.jika harddisk anda sudah terisi data, backup terlebih dahulu data, kemudian buang partisi yang ada dan buat partisi baru. dengan keadaan seperti ini kemungkinan terbebas dari virus.
  2. instalasi windows
    untuk instalasi cukup dilakukan seperti biasa, tunggu hingga selesai instalasi namun jangan melakukan instal aplikasi terlebih dahulu. lakukan sedikit setting agar jika terjadi kerusakan kita bisa langsung mendeteksi. cek task manager masih aktif atau tidak, dan proses ini hendaknya selalu dilakukan setiap selasai melakukan instal.
  3. setting restore
    salah satu tool windows yang memudahkan kita untuk melakukan backup adalah system restore. dengan tool ini silakan dilakukan seting untuk mematikan fungsi restore pada semua partisi hardisk yang ada kecuali pada sistem terpasang. ini bertujuan untuk mengurangi resiko infeksi virus pada point restore pada partisi. setelah ini selesai buat restore point yang digunakan untuk membackup hasil instal yang masih bersih. langkah ini berlaku setiap selesai melakukan instal aplikasi.
  4. pasang anti virus
    anti virus berperan penting dalam pengamanan komputer. hendaknya menggunakan antivirus yang ringan namun punya daya deteksi yang kuat.
  5. instal aplikasi
    siapkan master aplikasi yang akan dipasang dan pastikan terbebas dari virus. instal sepertia biasa pula namun yang perlu diperhatikan adalah setelah selesai instal cek terlebih dahulu task manager, jika masih aktif ada emungkinan komputer masih sehat dan selanjutnya lakukan backup dengan membuat restore point baru. ulangi langkah ini setiap selesai instal aplikasi. jika ternyata task manager diblokir, gunakan system restore untuk mengembalikan proses sebelum instal yang mengakibatkan komputer terinfeksi.
  6. finishing
    jika sudah puas dengan keadaan yang ada tinggal melakukan pemasangan freezer harddisk agar system tidak mencatat perubahan yang terjadi pada harddisk. pemasangan freezer hendaknya pada partisi sistem saja.

dengan melakukan hal-hal diatas ternyata memang memiliki tingkat keamanan yang lumayan dan tidak membutuhkan waktu yang banyak dibanding melakukan instal ulang jika terjasi kegagalan. boleh dicoba jika anda sudah terlalu jengkel dengan virus yang mengganggu proses instal yang anda lakukan. langkah langkah tersebut tidak mutlak bisa berhasil 100% namun dengan langkah ini kemungkinan komputer terjangkit virus makin kecil.


Read On 1 komentar

Tools Untuk Data Recovery

2:25:00 PM

Anda mungkin pernah mengalami masalah dengan harddisk yang tiba-tiba crash, tidak terdeteksi, terformat, terpartisi, bad sector, ataupun tidak dikenal sistem.
Padahal data-data penting masih ada di dalam harddisk tersebut dan belum di-backup.
Disini ada beberapa Tools Untuk Data Recovery yang mungkin dapat membantu anda mengembalikan file anda yang hilang atau memulihkan disk anda jika mengalami bad sector.

1. Recuva (http://www.recuva.com/)
Recuva adalah tool yang user-friendly berbasis Windows.
Ketika Anda menjalankan Recuva, anda dapat menemukan file yang hilang dengan menu file-recovery wizard atau the application’s manual mode.
File-recovery wizard ini berguna jika anda yakin data anda sudah tidak ada tapi anda tidak cukup yakin di kemana hilangnya atau cara untuk mendapatkannya kembali.
Wizard dapat digunakan untuk mempersempit pencarian anda untuk tipe gambar, musik, dokumen, video, atau semua file, dan anda dapat mengatur lokasi pencarian di komputer anda seperti di removable media, My Documents, Recycle Bin, atau lokasi tertentu .
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

2. Undelete Plus (http://undelete-plus.com/)
Undelete Plus merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk komersial.
Tool recovery file ini bekerja pada semua versi Windows dan inkarnasi dari FAT dan NTFS file sistem.
Seperti Recuva, Undelete Plus memberikan recovery kemungkinan untuk menemukan file-file berdasarkan file yang rusak.
Anda dapat mengurutkan file menurut jenisnya, mengatur filter berdasarkan waktu dan ukuran serta dapat menghasilkan struktur folder tetap utuh saat anda selesai melakukan recovery file.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

3. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)
TestDisk adalah tool yang sangat ampuh untuk memulihkan data anda. Tidak hanya dapat melakukan TestDisk pemulihan seperti menghapus file secara tidak sengaja dari FAT, NTFS, ext2 dan file sistem, tetapi mempunyai fungsionalitas tambahan yang lain.
Dengan TestDisk anda dapat merecover boot sektor anda, membangun kembali boot sektor anda, memperbaiki tabel FAT, memperbaiki MFT anda, menemukan backup ext2/ext3 superblock, menemukan partisi yang hilang dengan banyak format yang dapat membantu anda menemukan data yang hilang.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows/Mac/Linux.

4. PhotoRec (http://www.cgsecurity.org/wiki/PhotoRec)
PhotoRec adalah pelengkap program TestDisk. Seperti TestDisk, aplikasi ini juga tanpa sebuah GUI, tetapi juga cukup kuat untuk melakukan recovery file.
Banyak pengguna lebih suka PhotoRec sebagai alternatif yang lebih aman bila dalam pemulihan disk tidak diperlukan.
Secara keseluruhan, PhotoRec merupakan perangkat canggih yang cepat dan aman untuk menyalin file yang anda hapus ke disk yang lain.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows/Mac/Linux.

5. Restoration (http://www.aumha.org/a/recover.php)
Restoration berukuran kecil, tanpa tool tambahan dan merupakan portabel.
Anda dapat menggunakannya di semua versi Windows dan Windows file systems.
Restoration memiliki kemampuan untuk mengurutkan file parameter seperti ukuran dan nama file.
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.

6. GetDataBack (http://www.runtime.org/data-recovery-downloads.htm)
GetDataBack akan recover data anda jika hard drive’s partition table, boot record, FAT / MFT atau direktori root hilang atau rusak, data yang telah hilang akibat serangan virus, drive yang diformat, kegagalan sistem crash, file yang hilang karena kegagalan perangkat lunak dan file yang dihapus secara tidak sengaja .
Dapat digunakan untuk sistem operasi Windows.




Read On 0 komentar

Disable Fungsi Port USB Disk

8:33:00 AM
Karena alasan tertentu pada komputer windows xp anda, suatu saat mungkin anda ingin menonaktifkan fungsi USB (Universal Serial Bus) flashdisk, hardisk external, CD Rom external , Flash memory dll yang menggunakan port USB, tanpa mempengaruhi fungsi peripheral lainnya yang menggunakan port USB seperti keyboard, mouse, printer, scanner dll.

Salah satu cara yaitu melalui windows registry
1. Klik Start -->RUN --> ketik regedit --> klik OK
2. Di jendela Registry Editor masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\USBSTOR

3. Dobel klik dword Start(di sebelah kanan) ganti Value Data yang semula 3 menjadi 4 --> klik OK. --> tutup jendela registry editor
Sekarang fungsi USB disk sudah disable (untuk beberapa kasus, komputer harus restart ).

Untuk mengembalikan fungsi USB disk menjadi normal kembali ulangi langkah seperti di atas, pada langkah ketiga kembalikan Value Data dari 4 menjadi 3.


Kalau anda tidak mau masuk ke registry editor, disini juga sudah disiapkan file registrinya (1KB), ada dua buah file satu untuk disable disk dan satu lagi untuk enable disk,
untuk disable disk dobel klik pada file disable_usb_disk
akan ada peringatan seperti berikut ini, klik Yes

Fungsi disable USB disk sudah aktif ( beberapa kasus harus restart komputer).

Untuk meng-enablekan kembali fungsi USB disk dobel klik file enable_usb_disk.

Semoga bermanfaat.
Read On 0 komentar

Mendeteksi dan Membasmi Virus Komputer Dari USB Flash Disk

3:49:00 PM
Ada tidaknya virus pada PC bisa dideteksi dengan aplikasi virus portabel yang ada di flash disk (UFD). Berguna untuk mengamankan UFD dari virus dan membasmi virus.

Komputer bisa terinfeksi virus lewat USB flash disk (UFD). Tapi, dari mana virus di UFD itu berasal. Dari komputer yang sudah terinfeksi, tentunya. Contohnya komputer-komputer di warnet-warnet. Jadi, cegah juga masuknya virus ke dalam UFD. Caranya adalah dengan memindai komputer yang hendak dicoloki UFD.

Kita bisa menjalankan antivirus yang portable—antivirus yang disimpan di UFD, tak perlu diinstal di komputer untuk bisa berjalan. Dengan antivirus itu, komputer akan dipindai. Hmm… memang, tidak butuh waktu yang sedikit, apalgi kalau komputer memiliki file yang sangat banyak. Tetapi, memang seperti itulah kenyataan dalam dunia TI—kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan.

Yang kita butuhkan adalah antivirus portable, seperti AntivirX, ClamWin yang bisa diunduh dari www.clamwin.com. Kita juga perlu membuat sebuah file yang jalan otomatis ketika UFD dicolok. File itu akan menjalankan antivirus yang ada di UFD. Ini mirip dengan file jalan otomatis yang sering terdapat pada CD instalasi program.

Buka Notepad dan ketikkan baris-baris perintah berikut ini.

  1. [autorun]
  2. Open=antivirus.exe
  3. Action=Open Anti Virus Portable!
  4. Icon=icon.ico
  5. Label=Your_Name

Kalau sudah, simpan dengan nama autorun.inf. Agar tidak jadi file TXT, ubah Save as Type menjadi [All Files].

Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai perintah-perintah dalam file autorun.inf tadi.

Perintah “Open” adalah perintah untuk membuka antivirus tersebut. Perintah Open diikuti dengan file yang menjalankan antivirus. Jadi, ganti “antivirus.exe” di perintah itu dengan nama file antivirus yang digunakan. Misalnya, nama file antivirusnya “antivirx.exe” maka perintah tersebut menjadi “Open=clamwin.exe”. Nah, kalau file itu berada di dalam folder lain—misalnya folder AntivirX 1.0, perintah itu berubah menjadi “Open=AntivirX 1.0-clamwin.exe”.

Perintah “Action”berguna untuk menampilkan kalimat pada kotak dialog ketika antivirus akan dijalankan. Kalimat yang mengikuti perintah ini boleh diganti dengan kata-kata lain.

Perintah “Icon” berfungsi untuk mengganti ikon standar UFD yang tampil pada Windows Explorer. Enggak ada fungsi khusus yang berkaitan dengan antivirus, ikon itu cuma mempercantik saja. Tentu saja file ikon harus ada juga di UFD. Nama file yang pada contoh “icon.ico” diganti sesuai dengan nama file ikon yang digunakan.

Terakhir, perintah “Label” berfungsi ntuk memberikan nama dari pada UFD. Sama seperti perintah “Icon”, perintah ini juga enggak ada hubungannya dengan usaha pencegahan masuknya virus.

Atribut file autorun.inf itu baiknya dibuat menjadi “Read-Only”–cuma bisa dibaca, tidak bisa diubah-ubah. Kalau tidak bisa diubah, berarti virus tidak akan bisa memodifikasi file tersebut. Caranya begini, klik kanan file itu, lalu klik [Properties]. Pada bagian Attributes, beri tanda centang pada [Read-Only].

Berikut ini adalah penggunaan UFD untuk mendeteksi virus yang ada pada komputer.

  1. Masukkan UFD namun jangan membuka flash disk pada komputer. UFD belum dibuka, virus dalam komputer tidak akan masuk ke dalam flash disk atau sebaliknya.
  2. Jalankan fungsi jalan otomatis dengan mengklik tombol [OK] pada kotak dialog yang muncul. Antivirus portabel yang ada pada UFD akan berjalan.
  3. Scan virus pada komputer, khususnya pada C:-Windows-System32.
  4. Kalau ada antivirus melaporkan adanya virus, jangan ragu, komputer itu memang bervirus.
  5. Selanjutnya silakan bersihkan komputer itu. Kalau tidak, yah cabut saja buru-buru UFD yang dicolok.

Caption:

  1. File autorun.inf yang akan menjalankan antivirus secara otomatis berisi baris-baris perintah seperti tampak pada gambar.
  2. Ketika dijalankan, muncul sebuah pilihan dengan teks seperti yang dimasukkan pada baris perintah “Action”. Pilih itu dan klik [OK].
Read On 0 komentar

Tips mendeteksi keberadaan Virus

1:15:00 PM
Tips ini mungkin bermanfaat, terutama disaat komputer kita atau teman kita kok tiba-tiba “aneh”. Ada beberapa indikasi yang mungkin bisa dijadikan dasar untuk memperkirakan apakah komputer kita terinfeksi virus ( Untuk Sistem Operasi Windows ), diantaranya :

* Komputer mulai berjalan sangat lambat, ini juga bisa terjadi karena banyaknya program yang kita install dan berjalan di background
* Munculnya file-file aneh di folder tertentu. Misalnya file yang bernama sama dengan file dokumen atau nama folder

* Komputer sering restart atau mati sendiri sewaktu-waktu atau kita membuka program khusus seperti Task Manager, anti virus dan lainnya
* Adanya logo tertentu jika kita klik kanan My Computer > Properties
* Hilangnya beberapa opsi di komputer atau program tidak bisa berjalan, seperti tidak bisa membuka Folder Options atau menunya hilang, tidak bisa menjalankan Registry Editor, Membuka kotak Run, Command Prompt dan lainnya
* Program Anti virus dan sejenisnya tidak bisa berjalan
* Terkadang muncul pesan-pesan aneh seperti puisi dan sejenisnya

Jika komputer anda mengalami beberapa indikasi diatas, berikut tips untuk mencari lokasi virus yang kemungkinan menyerang komputer kita.

Sebelumnya ada tools/program yang diperlukan, yaitu Autoruns yang merupakan merupakan bagian dari tools SysinternalsSuit Selengkapnya juga bisa dilihat disini atau bisa juga dibaca Artikel ini, tentang cara memperolehnya.

Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama silahkan dibuka program Autoruns

, kemudian pilih tab Logon. Daftar yang ditampilkan merupakan file-file atau program yang berjalan bersama Windows ketika kita mengaktifkan komputer. Jika ada file-file yang aneh atau tidak penting maka bisa di non aktifkan, dengan menghilangkan tanda check. Tetapi hati-hati, jangan salah menonaktifkan program, karena bisa berakibat Windows tidak berhasil hidup. Berikut beberapa daftar yang merupakan program atau aplikasi yang dimiliki Windows dan sebaiknya tetap dibiarkan, jangan dihilangkan tanda checknya :

* rdpclip, merupakan aplikasi utama yang menangani masalah Copy File. Menyediakan fungsi bagi Terminal Services server yang mengijinkan copy dan paste antara server dan client. Program is important penting untuk kestabilan dan keamanan komputer, jadi biarkan saja
* userinit, merupakan kunci proses di sistem operasi Windows. Pada proses boot-up aplikasi ini mengatur urutan start up yang diperlukan, seperti Koneksi jaringan, dan Windows Shell. Program ini sangat penting, jangan dimatikan
* explorer, merupakan program manager atau Windows Explorer. Aplikasi ini mengatur Tampilan Windows, Start Menu, taskbar, DEsktop dan File Manager. Jika dimatikan maka tampilan/antarmuka windows tidak akan muncul.
* ctfmon, merupakan proses aplikasi yang dimiliki Microsoft Office, mengatur masalah Alternative User Input Text Input Processor (TIP) dan Microsoft Office XP Language Bar. Program ini tidak harus jalan, tetapi sebaiknya tidak dimatikan.

Ketiga file pertama merupakan aplikasi yang biasanya senantiasa ada di sistem operasi windows ( kecuali windows 9x / ME, yang mungkin hanya userinit dan explorer), dan seharusnya dibiarkan saja, sedang aplikasi keempat muncul jika terdapat aplikasi Microsoft Office di sistem. Dan penting diperhatikan bahwa dua aplikasi pertama diatas ( rdpclip dan userinit ) lokasinya ( kolom Image Path ) ada di C:\Windows\sistem32, aplikasi explorer ada di folder C:\Windows, sedang ctfmon ada di folder C:\Windows\sistem32, dengan asumsi kita install Sistem operasi di Drive C:. Selain keempat file diatas, bisa dicermati lokasi filenya dikolom Image Path, Apakah file tersebut merupakan anti virus, anti spyware, Sound manager, tools untuk printer dan sebagainya. Jika ada aplikasi yang lokasinya di tempat aneh atau di windows system, tetapi kita tidak mengenalinya atau tidak pernah menginstall aplikasi tersebut, bisa jadi merupakan virus.

Ada beberapa hal ketika kita mencermati daftar yang ada dalam Autoruns tersebut. Terkadang virus, Trojan, Malware dan sejenisnya akan menggunakan nama yang sama atau mirip dengan aplikasi yang dimiliki windows seperti explorer, expiorer, exploler, spooler dan sebagainya, maka perlu dicermati nama dan lokasinya. Misalnya ada nama explorer tetapi lokasinya bukan di C:\Windows, maka bisa jadi adalah virus. Selain itu, jika kita hilangkan tanda check program atau aplikasi tertentu kemudian setelah beberapa waktu di refresh kembali lagi atau muncul lagi, maka kemungkinan besar aplikasi tersebut merupakan salah satu virus.

Read On 0 komentar

Tips menghapus virus yang tidak bisa ditangani Anti virus

1:04:00 PM
Ada tips yang sangat ampuh untuk menghapus virus, jika berbagai Anti Virus yang kita gunakan sama sekali tidak berdaya melawannya ( mungkin hanya bisa mendeteksi, namun tidak bisa menghapusnya). Untuk melakukan ini diperlukan Bootable CD yang berisi minimal program File Manager, misalnya Ultimate Boot CD, BartPE dan sejenisnya. Beberapa program ada yang berbasis DOS dan sebagian lain sudah berbasis window. Atau bisa juga digunakan Linux Live CD, seperti Knoppix, UBuntu Live CD dan lainnya. Secara Umum, langkahnya sebagai berikut :

1. Cari lokasi virus, terutama asal virus ini berjalan di komputer (induknya). Jika mengalami kesulitan, bisa dibaca artikel tentang Tips mendeteksi keberadaan Virus
2. Setelah diperoleh, diperhatikan ( catat) keterangan seperti ukuran file, tanggalnya ( walaupun virus bisa berubah-ubah ukuran dan tanggalnya, tetapi sebagian ukuran dan tanggalnya selalu sama. Bisa dicari file yang sejenis dan dicatat lokasinya.
3. Setelah didapat, gunakan salah satu Bootable CD dan restart komputer agar booting dari CD ( Anda mungkin perlu menyetting BIOS-nya dulu agar Boot pertama kali CD/DVD-ROM).

4. Buka program file manager, yang tersedia. Jika windowsnya NT, XP atau diatasnya, pastikan program tersebut mendukung membaca format NTFS
5. Cari file/ virus dan hapus atau jika masih ragu, direname saja dari *.exe menjadi *.vrs misalnya. Untuk menyakinkan, gunakan fasilitas search untuk mencari file dengan ukuran yang sama atau tanggal yang hampir sama. Jika ditemukan bisa direname
6. Kembali restart komputer dan cek lagi


Read On 0 komentar

Daftar Lengkap Antivirus GRATIS beserta lokasi Download-nya

12:47:00 PM
Meskipun antivirus gratis mempunyai fitur yang lebih sedikit di banding antivirus berbayar, tetapi tidak semua bisa dianggap remeh. Bahkan dengan rutin update dan menambah program keamanan yang tepat, terkadang hal itu sudah cukup untuk keamanan komputer kita.
Berikut daftar (referensi) Antivirus-antivirus gratis ( non lokal ) disertai dengan informasi tempat/lokasi download-nya.
Disini tidak akan dibahas lengkap mengenai masing-masing produk Antivirus, tetapi hanya menyediakan daftar lengkap free antivirus (harapannya menjadi daftar terlengkap), link informasi detail antivirus, lokasi download, Sistem operasi yang didukung/diperlukan, ukuran file istallasi dan link manual update jika tersedia.


1. Avira Antivir Personal Free Antivirus
URL : http://www.free-av.com/
Download :
- http://dlce.antivir.com/package/wks_avira/win32/en/pecl/avira_antivir_personal_en.exe
- http://dlce.antivir.com/package/wks_avira/win32/en/pecl/avira_antivir_personal_en.zip
- http://www.softpedia.com/progDownload/AntiVir-Personal-Edition-Download-6527.html
- http://download.cnet.com/Avira-AntiVir-Personal-Free-Antivirus/3000-2239_4-10322935.html
- http://www.filehippo.com/download_antivir/
Ukuran : 28.61 MB (exe), 31.11 MB (Zip)
Platform/Sistem : Windows 2000/XP/Vista ( 32/64 Bit)
Manual Update :
- http://dl.antivir.de/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip
- http://dl1.avgate.net/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip
- http://dl2.avgate.net/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip
2. AVG Free Antivirus
URL : http://free.avg.com/download-avg-anti-virus-free-edition
Download :
- http://www.avg.com/filedir/inst/avg_free_stf_en_85_285a1462.exe
- http://download.cnet.com/AVG-Anti-Virus-Free-Edition/3000-2239_4-10320142.html
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/AVG-Free-Edition.shtml
- http://www.filehippo.com/download_avg_antivirus/
Ukuran : 60.1 MB
Platform/Sistem : Windows 2000 SP4 + SRP1, XP Home/Prof SP2 dan Windows Vista
Manual Update : http://free.avg.com/download?prd=afe#tba4
3. Avast! Home Edition
URL : http://www.avast.com/eng/download-avast-home.html
Download :
- http://files.avast.com/iavs4pro/setupeng.exe
- http://download.cnet.com/Avast-Home-Edition/3000-2239_4-10019223.html
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/Avast-Home-Edition.shtml
- http://www.filehippo.com/download_avast_antivirus/
Ukuran : 31.27MB
Platform/Sistem : Windows 95/98/Me/NT 4/2000/XP/Vista ( 32/64 bit )
Manual Update link : http://files.avast.com/iavs4pro/vpsupd.exe ( ~ 23 MB )
4. BitDefender Free Antivirus
URL : http://www.bitdefender.com/PRODUCT-14-en–BitDefender-Free-Edition.html
Download :
- http://www.bitdefender.com/site/Downloads/browseEvaluationVersion/1/42/
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/BitDefender-Free-Edition.shtml
- http://www.filehippo.com/download_bitdefender/
Ukuran : 21.08MB
Platform/Sistem : Windows 98/NT-SP6/Me/2000/XP IE 4.0(+)
Manual Update : -
5. PC Tools AntiVirus Free Edition
URL : http://www.pctools.com/free-antivirus/
Download link :
- http://www.pctools.com/free-antivirus/download/
- http://download.cnet.com/PC-Tools-AntiVirus-Free-Edition/3000-2239_4-10625067.html
Ukuran : 43.7 MB
Platform/Sistem : Windows® Vista™ 32-bit, XP dan 2000
Manual Update : -
6. Comodo Internet Security (Firewall + Antivirus)
URL : http://personalfirewall.comodo.com/index.html
Download :
- http://personalfirewall.comodo.com/download_firewall.html
- http://download.cnet.com/Comodo-Internet-Security/3000-10435_4-10907041.html
Ukuran : 45.2 MB ( versi 3.8) / 27.29 MB ( versi 3.5)
Platform/Sistem : Windows XP (SP2), Windows Vista ( 32/ 64 bit )
Manual Update : -
7. Rising Antivirus Free Edition
URL : http://www.freerav.com/
Download :
- http://down.rising-global.com/for_down/09globalver/RavINTFree.exe
- http://download.cnet.com/Rising-Antivirus-2009-Free-Edition/3000-2239_4-10674783.html
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/Rising-Antivirus-Free-Edition.shtml
Ukuran : 60.92MB
Platform/Sistem : Windows 98/Me/NT/2000/XP/2003/Vista
Manual Update : -
8. ClamAV Antivirus
URL : http://www.clamav.net/
Download :
- http://www.softpedia.com/progDownload/ClamAV-Download-13391.html ( Windows )
- http://www.clamav.net/download/
Ukuran : 3.76 MB ( Untuk Windows )
Platform : Linux, BSD, AIX, OSF, Solaris, HP-UX,OpenVMS, Win32 (Windows 9x/ME/2000/XP/Vista)
Manual Update : http://www.clamav.net/download/cvd
9. ClamWin Free Antivirus
URL : http://www.clamwin.com/
Download Link :
- http://www.clamwin.com/content/view/18/46/
- http://www.filehippo.com/download_clamwin/
Ukuran : 24.5 MB
Platform/Sistem : Microsoft Windows 98/Me/2000/XP/2003 dan Vista
Manual Update : http://www.clamav.net/download/cvd
10. CS Anti-Virus
URL : http://www.creasoftware.net/prodotto.asp?id=16
Download link :
- http://www.creasoftware.net/download.asp?id=37
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/CS-Anti-Virus.shtml
Ukuran : 4.6 MB ( Update ~ 20 MB )
Platform/Sistem : Windows NT/2000/XP/2003/Vista
Manual Update : http://clamav.mirror.garr.it/main.cvd
11. My Free Antivirus
URL : http://smartpctools.com/free_antivirus/index1.html
Download :
- http://www.smartpctools.com/files/antivirussetup.exe
- http://www.softpedia.com/get/Antivirus/My-Free-Antivirus.shtml
Ukuran : 6.2 Mb
Platform/Sistem : Windows NT/2000/XP/2003/Vista
Manual Update : -
12. ThreatFire AntiVirus Free Edition
URL : http://www.threatfire.com
Download :
- http://www.threatfire.com/files/tfinstall.exe
- http://download.cnet.com/ThreatFire-AntiVirus-Free-Edition/3000-2239_4-10726873.html
Ukuran : 7.81 MB
Platform/Sistem : Windows® Vista™, XP, 2000 dan 2003
Manual Update : -
Daftar diatas adalah antivirus yang menyertakan real time protection (jadi tools/utility/antivirus yang hanya menyediakan scan virus/repair saja tidak disertakan). Artikel tentang antivirus selanjutnya insyaAllah akan membahas tentang tool-tool gratis yang bisa digunakan untuk langsung melakukan scan komputer, terutama yang sudah terkena virus.
Jika mengetahui antivirus gratis lainnya yang belum dimasukkan daftar diatas, silahkan menambahkan.
sumber : www.ebsoft.co.id

Read On 0 komentar

Mencegah Virus Dari Flashdisk Menginfeksi Komputer Kita

4:51:00 PM


Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan dalam penyebaran virus.
Pada waktu kita memasukkan flashdisk ke USB komputer kita, maka secara default windows akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto play.
Banyak sekali virus yang menggunakan fungsi Auto Play ini untuk menyebarkan diri mereka dan kemudian menginfeksi komputer kita.
Disini kita akan berusaha untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer kita dengan cara meng-nonaktifkan fungsi Auto Play tersebut.

Berikut caranya :
- Klik Start –> run “gpedit.msc”
- Pilih Computer Configuration –> Administrative Templates
- Lalu Pilih System, cari file Turn Off Auto Play dan klik double
- Lalu centang pilihan enabled dan Turn Off Auto Play pilih All Drive
- Lalu klik OK, Tutup dan restart

Cara lain untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer adalah dengan cara mengaktifkan user Guest dan selalu login dengan user guest tersebut.
Karena dengan user Guest maka secara tidak langsung kita akan mematikan fungsi registry, karena Virus akan selalu manginfeksi file registry ini dan merubah value di dalamnya.
Anda juga dapat meminimalisir virus masuk ke dalam komputer dengan selalu mengupdate anti virus secara rutin.

Read On 0 komentar

Flash Disk Full tapi File Tidak Kelihatan

4:32:00 PM
Pernah mengalami hal seperti ini, Flash Disk bila di cek ternyata tidak ada file yang kelihatan tapi kenapa dikatakan penuh (full) saat melihat kapasitas flash disk tersebut.
Bila anda pernah mengalami berarti itu karena ulah sang preman dunia maya VIRUS yang menyembunyikan file-file yang ada pada flash disk.

Saya sendiri belum pernah mengalami tapi teman-teman yang sering membawa masalah tersebut kepada saya dan sayapun menggunakan cara-cara yang sederhana untuk mencari tahu apa saja sebenarnya isi dari flash disk tersebut dan alhasil semua data tersebut bisa dikembalikan dengan selamat.

Mau tau cara sederhananya ? mari ikut saya dalam langkah-langkah sederhana untuk mengembalikan file-file yang tidak kelihatan dalam flash disk berikut ini.

Pertama jalankan Command Prompt dengan cara klik Start-Run dan ketik CMD kemudian ENTER atau bisa juga dengan cara klik Start-All Programs-Accessories-Command Prompt.

Tapi sebelumnya pastikan bahwa Flash Disk sudah terpasang pada port USB di CPU komputer anda.

Setelah Flash Disk sudah terpasang dan anda sudah berada dalam Command Prompt, maka langka selanjutnya ketik perintah DOS pada command prompt dengan format perintahnya adalah :

c:\>F: ENTER

Perintah di atas adalah perintah untuk berpindah dari drive C (harddisk) ke drive F, asumsi bahwa drive flash disk adalah drive F

f:\>DIR /ah ENTER

Dimaksud dengan perintah di atas adalah menampilkan file-file dengan A=Atribut H=Hidden sehingga file-file yang disembunyikan bisa dapat dilihat termasuk semua foldernya.

Setelah melihat file-filenya maka selanjutnya adalah memindahkan file-file tersebut ke folder lain di hard disk agar bisa di baca caranya ketik perintah berikut ini :

sebelum me-copy file-file tersebut, buat terlebih dahulu sebuah folder baru dengan perintah sebagai berikut :

f:\>MD C:\DATABACKUP ENTER

Perintah untuk membuat sebuah folder atau directory baru di drive C, apabila anda hendak membuat folder di drive D maka ubah perintahnya menjadi :

f:\>MD D:\DATABACKUP ENTER

Dengan perintah di atas maka sebuah folder baru dengan nama DATABACKUP sudah dibuatkan pada drive C atau drive D.
Setelah itu lanjutnya ikuti perintah berikut ini :

f:\>COPY *.* C:\DATABACKUP ENTER

dengan perintah di atas maka semua file yang berada di flash disk sudah tercopy ke drive C dalam folder DATABACKUP.

Sampai di situ belum berakhir apabila anda memiliki beberapa folder dalam flash disk, karena perintah di atas tidak bisa mengcopy folder tetapi hanya file saja.

Nah kalau untuk folder biar gampang maka anda harus mengingat nama folder yang ada di flash disk (kalau takut lupa di catat saja) setelah melakukan perintah DIR /ah sehingga nantinya bisa di buka pada Windows Explorer.

Caranya adalah masuk dulu ke windows explorer setelah itu pada address pilih drive f (drive flash disk, kemudian masih pada address ketik perintah berikut

\\namadirectori ENTER. (contoh \\DATA kemudian tekan enter)

Dengan perintah tersebut maka semua file yang ada pada folder akan terlihat. Kalau belum terlihat juga coba klik menu Tools-Folder Options kemudian klik tab View dan pada menu Hidden Files and Folders pilih Show Hidden Files and Folder.

Selamat mencoba...
Read On 0 komentar

Followers

PLEASE NGASIH COMMENT YAH.....^_^


ShoutMix chat widget

FACEBOOKKU, ADD YAH (lumeks_tkj@yahoo.com)

TUGAS KAMPUSKU (NARSIS MODE_ON)

Daerah Asal Pengunjung

5 KOMENTAR TERAKHIR


DAFTAR ISI